4 Cara Mengatasi Insomnia di Rumah, Gangguan Tidur yang Dialami Tasya Farasya : Okezone Women

  • Maskobus
  • Aug 29, 2025

Insomnia, gangguan tidur yang dialami oleh influencer ternama Tasya Farasya, menjadi perhatian banyak orang. Tasya Farasya, yang dikenal dengan konten kecantikan dan gaya hidupnya, baru-baru ini mengungkapkan perjuangannya melawan insomnia akut yang berdampak signifikan pada kualitas tidurnya. Bahkan, ia sampai menjalani sleep therapy untuk mengatasi masalah ini. Pengalaman Tasya Farasya ini membuka mata banyak orang tentang betapa seriusnya masalah insomnia dan bagaimana dampaknya bisa dirasakan oleh siapa saja, tanpa memandang status sosial atau gaya hidup.

Insomnia bukan sekadar masalah sulit tidur sesekali. Ini adalah kondisi medis yang lebih kompleks dan dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan seseorang. Menurut Cleveland Clinic, insomnia adalah kondisi ketika seseorang mengalami gangguan pada perasaan atau fungsi tubuh akibat kurang tidur. Gangguan ini bisa berupa kesulitan untuk memulai tidur, sering terbangun di tengah malam, atau bangun terlalu pagi dan tidak bisa tidur kembali. Akibatnya, penderita insomnia sering merasa lelah, lesu, dan sulit berkonsentrasi sepanjang hari.

Insomnia bukanlah masalah yang sepele. Diperkirakan sekitar 10% populasi dunia mengalami insomnia yang tergolong sebagai kondisi medis. Angka ini menunjukkan bahwa insomnia adalah masalah kesehatan global yang perlu mendapatkan perhatian serius. Kurang tidur akibat insomnia dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan, mulai dari kinerja di tempat kerja atau sekolah, hubungan sosial, hingga kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan.

Para ahli mengklasifikasikan insomnia menjadi dua jenis utama: insomnia primer dan insomnia sekunder. Insomnia primer adalah kondisi di mana insomnia terjadi dengan sendirinya, tanpa adanya penyebab medis atau psikologis yang mendasarinya. Sementara itu, insomnia sekunder adalah masalah tidur yang disebabkan oleh kondisi atau keadaan lain, seperti stres, kecemasan, depresi, penyakit kronis, atau efek samping obat-obatan tertentu. Memahami jenis insomnia yang dialami sangat penting untuk menentukan pendekatan pengobatan yang tepat.

4 Cara Mengatasi Insomnia di Rumah, Gangguan Tidur yang Dialami Tasya Farasya : Okezone Women

Masalah insomnia perlu ditangani dengan benar sebelum memengaruhi kesehatan dan semakin parah. Tubuh membutuhkan tidur yang cukup karena sangat penting bagi kesehatan dan metabolisme. Saat tidur, tubuh memperbaiki sel-sel yang rusak, memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan memproses informasi yang diterima sepanjang hari. Kurang tidur dapat mengganggu proses-proses penting ini dan meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit jantung, diabetes, obesitas, dan gangguan mental.

Namun, tak perlu khawatir berlebihan. Ada beberapa cara sederhana yang bisa Anda lakukan di rumah untuk mengatasi insomnia. Langkah-langkah ini dapat membantu Anda meningkatkan kualitas tidur dan mengatasi gangguan tidur tanpa harus bergantung pada obat-obatan atau terapi yang mahal. Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi insomnia yang bisa Anda coba di rumah:

1. Tenangkan Pikiran

Cara pertama dan terpenting untuk mengatasi insomnia adalah dengan menenangkan pikiran. Pikiran yang berkecamuk, penuh dengan kekhawatiran dan stres, dapat membuat Anda terjaga setiap malam dan kesulitan untuk tidur. Untuk menenangkan pikiran, Anda bisa mencoba berbagai teknik relaksasi, seperti meditasi, pernapasan dalam-dalam, atau relaksasi otot progresif.

Meditasi adalah praktik kuno yang melibatkan pemusatan perhatian pada satu titik, seperti napas atau mantra, untuk menenangkan pikiran dan mencapai keadaan relaksasi yang mendalam. Ada banyak aplikasi dan panduan meditasi online yang dapat membantu Anda memulai praktik ini.

Teknik pernapasan dalam-dalam, seperti teknik 4-7-8, juga dapat membantu menenangkan pikiran dan tubuh. Teknik ini melibatkan menarik napas dalam-dalam selama 4 detik, menahan napas selama 7 detik, dan menghembuskan napas perlahan selama 8 detik. Ulangi siklus ini beberapa kali untuk merasakan efek relaksasinya.

Relaksasi otot progresif adalah teknik yang melibatkan mengencangkan dan kemudian melepaskan kelompok otot yang berbeda di seluruh tubuh. Proses ini membantu Anda menjadi lebih sadar akan ketegangan fisik dan belajar untuk melepaskannya.

Selain teknik-teknik relaksasi tersebut, Anda juga bisa mencoba menulis jurnal untuk menghilangkan kekhawatiran atau tugas dari pikiran Anda. Menuliskan pikiran dan perasaan Anda dapat membantu Anda melepaskan beban emosional dan menenangkan pikiran sebelum tidur.

2. Terapi Perilaku Kognitif untuk Insomnia (CBT-I)

Terapi perilaku kognitif untuk insomnia (CBT-I) adalah pendekatan yang sangat efektif untuk mengatasi insomnia jangka panjang. Terapi ini membantu dengan mengidentifikasi dan mengubah pikiran negatif dan perilaku yang berkontribusi pada masalah tidur. CBT-I melibatkan berbagai teknik, seperti pembatasan waktu tidur, kontrol stimulus, dan pendidikan tentang kebersihan tidur.

Pembatasan waktu tidur melibatkan mengurangi jumlah waktu yang Anda habiskan di tempat tidur hanya pada saat Anda benar-benar merasa mengantuk. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi tidur dan membuat Anda merasa lebih lelah di malam hari.

Kontrol stimulus melibatkan menciptakan asosiasi yang kuat antara tempat tidur dan tidur. Ini berarti hanya menggunakan tempat tidur untuk tidur dan aktivitas seksual, dan menghindari aktivitas lain seperti membaca, menonton TV, atau bekerja di tempat tidur.

Pendidikan tentang kebersihan tidur melibatkan mempelajari kebiasaan tidur yang sehat, seperti menjaga jadwal tidur yang teratur, menciptakan lingkungan tidur yang nyaman, dan menghindari kafein dan alkohol sebelum tidur.

Anda dapat mencoba CBT-I dengan bantuan terapis terlatih, atau dengan menggunakan buku-buku atau aplikasi yang tersedia secara online. Meskipun CBT-I mungkin memerlukan waktu dan usaha, terapi ini dapat memberikan hasil yang signifikan dalam meningkatkan kualitas tidur Anda.

3. Ciptakan Rutinitas Tidur yang Konsisten

Tubuh kita memiliki jam biologis internal yang mengatur siklus tidur-bangun. Menjaga rutinitas tidur yang konsisten dapat membantu menyinkronkan jam biologis ini dan meningkatkan kualitas tidur. Cobalah untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, bahkan di akhir pekan, untuk membantu tubuh Anda mengatur siklus tidur-bangun secara alami.

Selain menjaga jadwal tidur yang teratur, Anda juga dapat menciptakan rutinitas malam yang menenangkan untuk mempersiapkan tubuh dan pikiran Anda untuk tidur. Rutinitas ini bisa meliputi mandi air hangat, membaca buku, mendengarkan musik yang menenangkan, atau melakukan peregangan ringan.

Hindari aktivitas yang merangsang sebelum tidur, seperti menonton TV, bermain video game, atau menggunakan perangkat elektronik. Cahaya biru yang dipancarkan oleh layar perangkat elektronik dapat mengganggu produksi melatonin, hormon yang mengatur tidur.

4. Perhatikan Kebersihan Tidur

Kebersihan tidur mengacu pada serangkaian kebiasaan dan praktik yang dapat meningkatkan kualitas tidur. Beberapa aspek penting dari kebersihan tidur meliputi:

  • Menciptakan lingkungan tidur yang nyaman: Pastikan kamar tidur Anda gelap, tenang, dan sejuk. Gunakan tirai atau penutup mata untuk memblokir cahaya, penyumbat telinga untuk meredam suara, dan atur suhu kamar agar tetap nyaman.
  • Menggunakan tempat tidur yang nyaman: Investasikan pada kasur, bantal, dan seprai yang nyaman dan mendukung.
  • Menghindari kafein dan alkohol sebelum tidur: Kafein dan alkohol dapat mengganggu tidur dan menyebabkan Anda sering terbangun di tengah malam.
  • Berolahraga secara teratur: Olahraga dapat meningkatkan kualitas tidur, tetapi hindari berolahraga terlalu dekat dengan waktu tidur.
  • Menghindari makan berat sebelum tidur: Makan berat sebelum tidur dapat membuat Anda merasa tidak nyaman dan mengganggu tidur.

Dengan mengikuti tips-tips ini, Anda dapat meningkatkan kualitas tidur dan mengatasi insomnia secara alami. Jika masalah insomnia Anda berlanjut atau memburuk, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli tidur untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Ingatlah bahwa tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting untuk kesehatan fisik dan mental Anda. Jaga kesehatan tidur Anda dan nikmati manfaatnya!

💬 Tinggalkan Komentar dengan Facebook

Related Post :