Pekan ketiga BRI Super League 2025/2026 telah usai dengan menyuguhkan sejumlah kejutan dan catatan menarik. Pertandingan yang digelar hingga Minggu (24/8/2025) menunjukkan persaingan yang semakin ketat antar tim, dengan beberapa nama mencuri perhatian.
Pada pekan ini, Arema FC, Borneo FC, Persebaya Surabaya, Dewa United, dan Persijap Jepara berhasil meraih kemenangan penting. Sementara itu, Bhayangkara FC, Persik Kediri, Bali United, dan PSIS Semarang harus mengakui keunggulan lawan dan menelan kekalahan.
Klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 semakin menarik untuk disimak. Borneo FC tampil perkasa dengan memimpin klasemen, diikuti ketat oleh Persija Jakarta, Arema FC, dan Persebaya Surabaya. Di zona bawah, Persita Tangerang, PSBS Biak, dan Persik Kediri masih berjuang untuk mendongkrak posisi mereka.
Berikut ini adalah empat catatan unik dan menarik yang terjadi di pekan ketiga BRI Super League 2025/2026, dirangkum oleh tim redaksi:
1. Borneo FC: Satu-satunya Tim dengan Rekor Sempurna
Borneo FC menjadi satu-satunya tim yang berhasil menyapu bersih tiga pertandingan awal BRI Super League 2025/2026 dengan kemenangan. Teranyar, mereka berhasil mengalahkan Persijap Jepara dengan skor 3-1 di Stadion Segiri, Samarinda, pada Sabtu (23/8/2025).
Sebelumnya, tim berjuluk Pesut Etam ini juga sukses meraih kemenangan atas Bhayangkara FC dan PSBS Biak dengan skor identik 1-0. Solidnya lini belakang dan efektivitas serangan menjadi kunci keberhasilan Borneo FC sejauh ini.
Di bawah arahan pelatih Fabio Lefundes, Borneo FC menunjukkan performa yang konsisten dan menjadi kandidat kuat peraih gelar juara musim ini. Mereka memimpin klasemen dengan raihan 9 poin, unggul selisih gol dari para pesaingnya.
2. Dalberto Luan: Mesin Gol Arema yang Tak Terbendung
Arema FC patut berbangga memiliki striker haus gol seperti Dalberto Luan. Pemain asal Brasil ini tampil sangat impresif dengan selalu mencetak gol dalam tiga pertandingan beruntun.
Pada pertandingan melawan Bhayangkara FC, Jumat (22/8/2025), Dalberto Luan menjadi pahlawan kemenangan Arema FC dengan mencetak dua gol. Kecepatan, teknik individu yang mumpuni, dan naluri gol yang tajam menjadi modal utama Dalberto Luan dalam membobol gawang lawan.
Saat ini, Dalberto Luan memimpin daftar top skor sementara BRI Super League 2025/2026 dengan torehan 6 gol. Ia selalu mencetak gol saat Arema FC menghadapi PSBS Biak, PSIM Yogyakarta, dan Bhayangkara FC.
Jika Dalberto Luan mampu mempertahankan performa apiknya, bukan tidak mungkin ia akan menjadi top skor BRI Super League 2025/2026 dan membawa Arema FC meraih prestasi yang lebih tinggi.
3. Persib Bandung: Kembali Kesulitan Melawan Tim Promosi
Juara bertahan Persib Bandung kembali menunjukkan performa yang kurang memuaskan saat menghadapi tim promosi. Setelah pekan lalu menelan kekalahan dari Persijap Jepara, kali ini giliran PSIM Yogyakarta yang berhasil menahan imbang Maung Bandung.
Pertandingan yang digelar di markas PSIM Yogyakarta berakhir dengan skor 1-1. Persib Bandung sebenarnya memiliki peluang untuk meraih kemenangan, namun dua eksekusi penalti yang diambil oleh Uilliam Barros dan Marc Klok gagal berbuah gol.
Hasil imbang ini membuat Persib Bandung tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan raihan 4 poin. Inkonsistensi performa dan kesulitan dalam menghadapi tim-tim yang baru promosi menjadi masalah yang harus segera diatasi oleh Persib Bandung jika ingin mempertahankan gelar juara.
4. Pemain Lokal Unjuk Gigi di Tengah Dominasi Asing
Di tengah dominasi pemain asing yang kerap menjadi sorotan utama, beberapa pemain lokal juga berhasil menunjukkan kualitasnya di pekan ketiga BRI Super League 2025/2026.
Yance Sayuri menjadi pahlawan bagi Malut United dengan mencetak gol penyeimbang ke gawang Persija Jakarta, sekaligus memastikan timnya membawa pulang satu poin dari markas Macan Kemayoran. Selain itu, Ezra Walian mencetak gol untuk Persik Kediri, Irfan Jaya menyumbang gol bagi Bali United, dan Dicky Kurniawan mencatatkan namanya di papan skor untuk Persijap Jepara.
Penampilan gemilang juga ditunjukkan oleh kiper PSIM Yogyakarta, Cahya Supriyadi, yang berhasil menggagalkan eksekusi penalti Marc Klok dan menyelamatkan timnya dari kekalahan. Aksi-aksi individu dari para pemain lokal ini menunjukkan bahwa kualitas sepak bola Indonesia terus berkembang dan mampu bersaing dengan pemain-pemain asing.
Persaingan Semakin Ketat, Siapa yang Akan Jadi Juara?
BRI Super League 2025/2026 baru memasuki pekan ketiga, namun persaingan antar tim sudah terlihat sangat ketat. Borneo FC menunjukkan dominasinya di puncak klasemen, namun Persija Jakarta, Arema FC, dan Persebaya Surabaya terus membayangi.
Tim-tim lain seperti Dewa United, PSIS Semarang, dan Bali United juga berpotensi untuk memberikan kejutan dan meramaikan persaingan di papan atas. Sementara itu, tim-tim promosi seperti PSIM Yogyakarta, Malut United, dan Persijap Jepara juga menunjukkan bahwa mereka tidak bisa dianggap remeh.
Dengan performa yang semakin meningkat dan persaingan yang semakin ketat, BRI Super League 2025/2026 diprediksi akan menjadi musim yang sangat menarik dan penuh dengan drama. Siapakah yang akan keluar sebagai juara di akhir musim? Mari kita saksikan bersama!