AI Jadi Tren Baru Industri Digital, Banyak Pelaku Datang ke BATIC 2025

  • Maskobus
  • Aug 28, 2025

Artificial Intelligence (AI) telah menjelma menjadi kekuatan pendorong utama dalam transformasi industri digital global. Fenomena ini tercermin jelas dalam antusiasme dan partisipasi yang tinggi dari para pelaku industri di berbagai acara, termasuk Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2025, yang menjadi platform penting untuk kolaborasi dan inovasi.

BATIC 2025, yang diselenggarakan oleh Telkom melalui anak perusahaannya, Telin, berlangsung di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, pada tanggal 26-29 Agustus 2025. Konferensi yang memasuki tahun ke-10 ini mengusung tema "Igniting Tomorrow’s Digital Evolution", yang mencerminkan fokus pada eksplorasi dan pemanfaatan potensi AI dan teknologi digital lainnya untuk mendorong kemajuan di berbagai sektor.

Direktur Wholesale & International Service Telkom, Honesti Basyir, menekankan bahwa Telkom telah bertransformasi menjadi perusahaan digital telco yang berfokus pada penyediaan infrastruktur yang kuat untuk menghubungkan Indonesia dengan jaringan regional dan global melalui Telin. Ia juga mengajak seluruh ekosistem digital untuk berkolaborasi dalam menciptakan solusi inovatif yang dapat memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang.

"Kami mengajak kolaborasi dari semua ekosistem digital yang ada. Di BATIC 2025 ini delegasinya beragam dari hyperscaler, telco, startup, developer sampai pemerintah," kata Honesti, menyoroti keberagaman peserta yang hadir dalam konferensi tersebut.

Kehadiran 1.780 peserta dari hampir 600 perusahaan global dari 40 negara menunjukkan daya tarik BATIC 2025 sebagai platform yang efektif untuk menjalin kemitraan bisnis dan berbagi pengetahuan tentang tren terbaru di industri digital. AI menjadi salah satu topik utama yang menarik perhatian para peserta, dengan banyak pemain dari berbagai sektor, seperti data center, hyperscaler, startup, dan penyedia solusi AI, yang hadir untuk mengeksplorasi peluang kolaborasi.

AI Jadi Tren Baru Industri Digital, Banyak Pelaku Datang ke BATIC 2025

"Banyak, datang juga ke BATIC. Paling kita hapal yang gede-gede ya. Tapi beberapa kerjasama itu dilakukan startup yang AI itu," jelas Honesti, menyoroti peran penting startup AI dalam mendorong inovasi di industri digital.

Honesti menjelaskan bahwa Telkom, sebagai penyedia infrastruktur, memiliki peran krusial dalam mendukung pengembangan dan implementasi solusi AI. Konektivitas digital yang handal dan berkecepatan tinggi menjadi fondasi penting bagi aplikasi AI yang membutuhkan latensi rendah, transfer data cepat, dan koneksi yang stabil.

"Apapun kita ngomong AI, kita butuh konektivitas kan? Orang ingin latensi lebih rendah, data deliver lebih cepat, koneksi lebih stabil. Jadi kita berkolaborasi dengan pemain-pemain seperti itu," imbuhnya, menekankan pentingnya kolaborasi antara penyedia infrastruktur dan pengembang solusi AI.

Honesti mengibaratkan BATIC 2025 sebagai "mall" besar yang mempertemukan berbagai pelaku industri digital dari berbagai sektor. Di platform ini, para pelaku AI dapat berinteraksi dengan potensi mitra bisnis dari sektor lain, menjajaki peluang kerjasama, dan menciptakan kesepakatan yang saling menguntungkan.

Dampak AI pada Industri Digital: Lebih dari Sekadar Tren

Kehadiran AI sebagai tren utama di BATIC 2025 mencerminkan dampak transformatif teknologi ini pada industri digital secara keseluruhan. AI tidak lagi hanya menjadi konsep futuristik, tetapi telah menjadi реальность yang mengubah cara bisnis beroperasi, berinteraksi dengan pelanggan, dan menciptakan nilai baru.

Berikut adalah beberapa aspek penting dari dampak AI pada industri digital:

  1. Otomatisasi Proses Bisnis: AI memungkinkan otomatisasi tugas-tugas repetitif dan manual, membebaskan sumber daya manusia untuk fokus pada aktivitas yang lebih strategis dan kreatif. Hal ini meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya, dan meningkatkan produktivitas.

  2. Personalisasi Pengalaman Pelanggan: AI memungkinkan perusahaan untuk memahami kebutuhan dan preferensi pelanggan secara lebih mendalam, sehingga dapat memberikan pengalaman yang lebih personal dan relevan. Hal ini meningkatkan kepuasan pelanggan, loyalitas, dan retensi.

  3. Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik: AI dapat menganalisis data dalam jumlah besar dan kompleks untuk mengidentifikasi tren, pola, dan wawasan yang berharga. Hal ini membantu perusahaan untuk membuat keputusan yang lebih cerdas dan berbasis data, mengurangi risiko, dan meningkatkan kinerja.

  4. Pengembangan Produk dan Layanan Baru: AI dapat digunakan untuk mengembangkan produk dan layanan baru yang inovatif dan memenuhi kebutuhan pasar yang terus berubah. Hal ini membantu perusahaan untuk tetap kompetitif dan relevan di era digital.

  5. Peningkatan Keamanan Siber: AI dapat digunakan untuk mendeteksi dan mencegah ancaman keamanan siber secara lebih efektif. Hal ini membantu perusahaan untuk melindungi data dan aset mereka dari serangan siber yang semakin canggih.

Peluang dan Tantangan dalam Implementasi AI

Meskipun AI menawarkan banyak manfaat bagi industri digital, implementasinya juga menghadirkan beberapa tantangan yang perlu diatasi.

Peluang:

  • Pertumbuhan Pasar yang Pesat: Pasar AI global diperkirakan akan terus tumbuh pesat dalam beberapa tahun mendatang, menciptakan peluang bisnis yang besar bagi perusahaan yang dapat mengembangkan dan menerapkan solusi AI yang inovatif.
  • Ketersediaan Data yang Semakin Meningkat: Jumlah data yang tersedia untuk melatih dan mengembangkan model AI terus meningkat, membuka peluang baru untuk menciptakan solusi AI yang lebih akurat dan efektif.
  • Kemajuan Teknologi yang Pesat: Teknologi AI terus berkembang pesat, dengan munculnya algoritma, platform, dan alat baru yang memungkinkan pengembangan solusi AI yang lebih canggih dan mudah digunakan.

Tantangan:

  • Kurangnya Talenta AI: Permintaan akan talenta AI yang berkualitas tinggi melebihi pasokan yang tersedia, menyebabkan persaingan ketat untuk merekrut dan mempertahankan para ahli AI.
  • Biaya Implementasi yang Tinggi: Implementasi solusi AI dapat membutuhkan investasi yang signifikan dalam infrastruktur, perangkat lunak, dan pelatihan.
  • Masalah Etika dan Regulasi: Penggunaan AI menimbulkan masalah etika dan regulasi yang kompleks, seperti privasi data, bias algoritma, dan tanggung jawab atas keputusan yang dibuat oleh AI.

BATIC 2025: Mendorong Kolaborasi dan Inovasi AI

BATIC 2025 memainkan peran penting dalam mendorong kolaborasi dan inovasi AI di industri digital. Konferensi ini menyediakan platform bagi para pelaku industri untuk berbagi pengetahuan, menjalin kemitraan, dan mengeksplorasi peluang bisnis baru.

Melalui berbagai sesi presentasi, diskusi panel, dan pameran, BATIC 2025 memberikan wawasan mendalam tentang tren terbaru di bidang AI, studi kasus implementasi AI yang sukses, dan tantangan yang dihadapi dalam menerapkan AI. Konferensi ini juga memfasilitasi pertemuan bisnis dan networking antara para peserta, memungkinkan mereka untuk menjalin kemitraan strategis dan mengembangkan solusi AI yang inovatif.

Dengan mempertemukan para pemangku kepentingan dari berbagai sektor, BATIC 2025 berkontribusi pada pengembangan ekosistem AI yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia dan di seluruh dunia. Konferensi ini membantu mendorong adopsi AI di berbagai industri, meningkatkan daya saing bisnis, dan menciptakan nilai baru bagi masyarakat.

Sebagai kesimpulan, AI telah menjadi kekuatan pendorong utama dalam transformasi industri digital, dan BATIC 2025 menjadi bukti nyata dari antusiasme dan partisipasi yang tinggi dari para pelaku industri dalam memanfaatkan potensi teknologi ini. Dengan terus mendorong kolaborasi, inovasi, dan pengembangan talenta AI, kita dapat memastikan bahwa AI memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat dan membantu menciptakan masa depan digital yang lebih cerah.

💬 Tinggalkan Komentar dengan Facebook

Related Post :