Apple dilaporkan sedang menyiapkan perombakan besar pada lini iPhone dalam tiga tahun ke depan. Mulai 2025, perusahaan asal Cupertino ini akan memperkenalkan iPhone Air, disusul iPhone lipat pertama pada 2026, dan iPhone 20 berdesain kaca lengkung pada 2027. Menurut laporan jurnalis Mark Gurman dari Bloomberg, rencana ini disebut sebagai perubahan paling berani Apple sejak meluncurkan iPhone X pada 2017.
Pada September 2025, Apple diperkirakan akan merilis iPhone Air sebagai pengganti iPhone 16 Plus. Model ini akan hadir dengan desain lebih ramping dan ringan, meski ada beberapa kompromi fitur. Detail spesifik mengenai kompromi fitur ini belum diungkapkan, namun diperkirakan akan melibatkan pengurangan beberapa fitur kelas atas yang biasanya ditemukan pada model Pro, seperti teknologi kamera tercanggih atau material premium tertentu. Tujuan dari iPhone Air adalah untuk menawarkan opsi yang lebih terjangkau dan menarik bagi konsumen yang memprioritaskan portabilitas dan estetika ramping.
iPhone Air akan diluncurkan bersama iPhone 17, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max. Kehadiran iPhone Air akan melengkapi jajaran produk Apple, memberikan pilihan yang lebih luas bagi konsumen dengan preferensi dan anggaran yang berbeda. Strategi ini mencerminkan upaya Apple untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan mempertahankan dominasinya di pasar smartphone.
Setahun berikutnya, pada 2026, Apple disebut akan merilis iPhone lipat dengan nama kode V68. Desainnya bergaya buku, mirip Samsung Galaxy Z Fold. Format "buku" ini menunjukkan bahwa perangkat akan terbuka secara vertikal, mengungkapkan layar yang lebih besar yang ideal untuk multitasking, konsumsi media, dan produktivitas. Pengembangan iPhone lipat ini menunjukkan ambisi Apple untuk memasuki pasar perangkat lipat yang sedang berkembang dan bersaing dengan para pemain utama seperti Samsung.
Fitur yang diperkirakan hadir di iPhone lipat termasuk layar OLED fleksibel, engsel yang tahan lama, dan integrasi iOS yang dioptimalkan untuk pengalaman layar ganda. Layar OLED fleksibel akan memberikan kualitas visual yang memukau dengan warna yang cerah dan kontras yang dalam. Engsel yang tahan lama sangat penting untuk memastikan umur panjang dan keandalan perangkat, mengingat sifat mekanisme lipat. Integrasi iOS yang dioptimalkan akan memungkinkan transisi yang mulus antara layar dan memanfaatkan ruang layar tambahan untuk multitasking dan aplikasi yang ditingkatkan.
Produksi iPhone lipat diprediksi mulai meningkat di awal 2026 dengan pilihan warna hitam dan putih. Pilihan warna yang terbatas pada awalnya mungkin disebabkan oleh kompleksitas proses manufaktur yang terkait dengan perangkat lipat. Namun, Apple kemungkinan akan memperkenalkan lebih banyak pilihan warna di masa mendatang, seiring dengan peningkatan teknologi dan proses produksi.
Pada 2027, Apple akan merayakan 20 tahun iPhone dengan merilis iPhone 20. Model ini kabarnya akan hadir dengan desain kaca lengkung yang melingkupi bodi, meninggalkan gaya tepi datar yang dipakai iPhone sejak beberapa tahun terakhir. Desain kaca lengkung ini akan memberikan tampilan yang lebih mulus dan ergonomis, sehingga lebih nyaman digenggam dan digunakan. Langkah ini menandai perubahan signifikan dari estetika desain Apple saat ini dan menunjukkan kesediaan perusahaan untuk bereksperimen dengan bentuk dan material baru.
Selain itu, iPhone 20 juga akan membawa desain ulang iOS berbasis Liquid Glass, memberi pengalaman visual yang lebih futuristik. Desain Liquid Glass kemungkinan akan menampilkan elemen antarmuka yang transparan dan mengalir, menciptakan pengalaman pengguna yang lebih imersif dan intuitif. Perubahan ini akan sejalan dengan desain perangkat keras yang melengkung dan berkontribusi pada estetika futuristik secara keseluruhan.
Transisi modem Apple merupakan salah satu aspek penting dari strategi jangka panjang perusahaan. Apple berupaya untuk mengurangi ketergantungan pada pemasok eksternal seperti Qualcomm dan mengembangkan modem internalnya sendiri. Langkah ini akan memberi Apple kontrol yang lebih besar atas kinerja dan fitur modem, memungkinkan mereka untuk mengoptimalkan perangkat mereka untuk kinerja jaringan dan efisiensi daya. Peralihan ke modem Apple juga akan memungkinkan perusahaan untuk mengintegrasikan modem dengan chipset A-series mereka dengan lebih erat, yang berpotensi menghasilkan peningkatan kinerja dan efisiensi daya.
Selain iPhone, Mark Gurman menyebut Apple juga menyiapkan pembaruan besar lain, seperti Apple Watch baru dengan fitur kesehatan yang lebih canggih, AirPods generasi berikutnya dengan peningkatan kualitas suara dan peredam bising, dan iPad Pro yang didesain ulang dengan layar Mini-LED. Pembaruan ini menunjukkan komitmen Apple untuk berinovasi dan meningkatkan seluruh ekosistem produknya. Fitur kesehatan yang lebih canggih di Apple Watch dapat mencakup pemantauan tekanan darah, deteksi apnea tidur, dan analisis keringat. Peningkatan kualitas suara dan peredam bising pada AirPods generasi berikutnya akan meningkatkan pengalaman mendengarkan secara keseluruhan. Layar Mini-LED pada iPad Pro yang didesain ulang akan memberikan kualitas gambar yang lebih baik dengan kontras yang lebih tinggi dan akurasi warna yang lebih baik.
Bahkan, Apple dikabarkan mengembangkan perangkat futuristik seperti kacamata pintar tanpa layar, AirPods dengan kamera, hingga robot rumah pintar. Perangkat ini menunjukkan eksplorasi Apple terhadap kategori produk baru dan minatnya dalam teknologi mutakhir. Kacamata pintar tanpa layar dapat menggunakan teknologi augmented reality untuk menampilkan informasi dan konten digital di bidang pandang pengguna. AirPods dengan kamera dapat memungkinkan pengguna untuk mengambil foto dan video dengan mudah. Robot rumah pintar dapat mengotomatiskan berbagai tugas dan memberikan bantuan di sekitar rumah.
Rencana iPhone Air 2025, iPhone lipat 2026, dan iPhone 20 pada 2027 ini diprediksi akan menjadi lompatan terbesar Apple dalam desain dan inovasi iPhone sejak era iPhone X. Strategi ambisius ini menunjukkan komitmen Apple untuk mendorong batasan teknologi smartphone dan memberikan pengalaman baru dan menarik bagi pelanggan. Apakah Apple bisa kembali mengguncang pasar smartphone dengan strategi ambisius ini? Menarik untuk ditunggu gebrakan mereka dalam tiga tahun mendatang. Keberhasilan rencana ini akan bergantung pada kemampuan Apple untuk mengatasi tantangan teknis, memenuhi permintaan konsumen, dan bersaing dengan para pemain lain di pasar smartphone yang semakin kompetitif.