Birmingham City akan menghadapi Leicester City yang baru saja terdegradasi dalam pertandingan Championship terbaru mereka malam ini. Performa tim pelapis melawan Port Vale di tengah pekan tidak memberikan banyak sakit kepala bagi Chris Davies dalam memilih pemain untuk perjalanan Birmingham City ke Leicester City malam ini (kick-off pukul 20.00).
Selain pemain pinjaman Liverpool, Lewis Koumas, tidak ada satu pun pemain outfield yang direkrut oleh Davies yang benar-benar tampil mengesankan, yang berarti starting XI Blues yang terpercaya akan dipilih di King Power Stadium. Kecuali ada cedera atau masalah yang tidak kita ketahui, Davies hanya perlu mempertimbangkan dua pilihan sebelum Blues melakukan perjalanan melintasi Midlands.
Yang pertama datang di bek kiri di mana Alex Cochrane yang sudah fit kembali berusaha menggusur Ethan Laird. Seperti yang Davies tunjukkan pada hari Rabu, Cochrane telah menjadi pemain yang sangat dapat diandalkan sejak tiba di Blues dari Hearts 12 bulan lalu dan dalam sebagian besar keadaan, ia akan langsung ditempatkan kembali ke starting XI.
Tetapi Laird tampil sangat baik di bek kiri dan menciptakan gol kemenangan Blues melawan Oxford United akhir pekan lalu untuk Paik Seung-ho. Faktor lain yang menguntungkan Laird adalah pemain sayap kanan Leicester. Pemain sayap cepat Abdul Fatawu adalah pemain berbahaya Foxes dan dominan menggunakan kaki kiri.
Laird mungkin tidak berada di sisi alaminya di bek kiri tetapi melawan Fatawu, ia akan bertahan menggunakan kaki kanannya yang disukai, itulah sebabnya pemilihannya tidak akan mengejutkan. Sementara Cochrane bukanlah pemain yang lambat, Laird lebih siap untuk menghadapi atletisnya Fatawu daripada bek kiri yang lebih ortodoks.
Tidak adanya pemain berkaki kiri di lini belakang tidak akan memungkinkan Blues untuk membangun serangan dengan cara yang sama tetapi Davies mungkin tidak berharap untuk mendominasi penguasaan bola melawan tim Leicester yang saat ini rata-rata memiliki lebih banyak penguasaan bola daripada setiap tim lain di Championship.
Davies memiliki teka-teki yang lebih besar di lini serang jika Jay Stansfield tidak pulih dari cedera yang ia dapatkan saat melawan Vale di tengah pekan. Ada banyak opsi untuk menggantikan pencetak gol terbanyak Blues tetapi hanya sedikit dari mereka yang fit untuk bermain. Favoritnya adalah Tommy Doyle dan Willum Willumsson.
Mengingat perjuangan Doyle di tengah pekan dan penampilan Willumsson yang meningkat akhir-akhir ini, belum lagi tinggi badannya untuk bola mati, pemain Islandia berusia 26 tahun itu harus menjadi favorit. Menggeser Willumsson ke dalam akan menciptakan ruang bagi Keshi Anderson melebar di sisi kanan, meninggalkan Demarai Gray di posisi favoritnya di sisi kiri.
Kyogo Furuhashi tampil tidak konsisten dalam seragam Blues sejauh ini, tetapi Davies kemungkinan akan bertahan dengan striker tersebut sementara Marvin Ducksch meningkatkan kecepatan fisiknya.
Kemungkinan XI untuk bermain melawan Leicester
(4-2-3-1): Allsop; Osayi-Samuel, Neumann, Klarer, Laird; Iwata, Paik; Anderson, Willumsson, Gray; Kyogo
Apa yang harus dilakukan Davies?
Analisis Mendalam dan Implikasi Taktis
Pertandingan antara Birmingham City dan Leicester City menjanjikan pertarungan taktis yang menarik, dengan kedua tim memiliki kekuatan dan kelemahan yang berbeda. Keputusan Chris Davies dalam memilih starting XI akan sangat penting dalam menentukan hasil pertandingan.
Pertahanan:
Pilihan di bek kiri antara Alex Cochrane dan Ethan Laird adalah salah satu keputusan kunci yang harus dibuat Davies. Cochrane menawarkan keandalan dan pengalaman, sementara Laird membawa lebih banyak atletis dan kemampuan menyerang. Keputusan untuk memilih Laird mungkin didasarkan pada kemampuannya untuk menangani ancaman Abdul Fatawu dari Leicester, yang merupakan pemain sayap cepat dan terampil yang suka memotong ke dalam dengan kaki kirinya. Laird, sebagai pemain kaki kanan alami, akan lebih nyaman bertahan melawan Fatawu di sisi itu.
Namun, memilih Laird di bek kiri dapat memengaruhi kemampuan Birmingham City untuk membangun serangan dari belakang. Cochrane adalah pemain kaki kiri alami yang lebih nyaman mengoper bola dengan kaki kirinya, yang dapat membantu dalam membuka sudut operan dan menciptakan peluang menyerang.
Di jantung pertahanan, Dion Sanderson dan Kevin Long diperkirakan akan mempertahankan tempat mereka. Kedua pemain telah tampil solid musim ini dan akan membutuhkan performa terbaik mereka untuk menahan serangan Leicester.
Lini Tengah:
Lini tengah akan menjadi area kunci dalam pertempuran, dengan kedua tim memiliki pemain yang mampu mendikte tempo permainan. Ivan Sunjic dan Jordan James diperkirakan akan menjadi starter di lini tengah bertahan, memberikan perlindungan bagi lini belakang dan memenangkan bola kembali.
Di depan mereka, Tahith Chong akan bermain sebagai gelandang serang, berusaha menciptakan peluang bagi lini depan. Chong adalah pemain yang kreatif dan berbakat yang mampu membuka pertahanan dengan umpannya dan dribblingnya.
Lini Depan:
Absennya Jay Stansfield karena cedera akan menjadi pukulan besar bagi Birmingham City. Stansfield telah menjadi pencetak gol terbanyak tim musim ini dan kemampuan mencetak golnya akan sangat dirindukan.
Tommy Doyle dan Willum Willumsson adalah kandidat utama untuk menggantikan Stansfield. Doyle adalah pemain yang terampil dan teknis yang mampu bermain di berbagai posisi menyerang, sementara Willumsson menawarkan lebih banyak kehadiran fisik dan kemampuan udara.
Keputusan untuk memilih Willumsson mungkin didasarkan pada kemampuannya untuk memenangkan bola mati dan memberikan ancaman di udara. Menggeser Willumsson ke dalam akan menciptakan ruang bagi Keshi Anderson melebar di sisi kanan, meninggalkan Demarai Gray di posisi favoritnya di sisi kiri.
Scott Hogan diperkirakan akan memimpin lini depan, berusaha merepotkan pertahanan Leicester dengan larinya dan penyelesaiannya.
Taktik:
Birmingham City diperkirakan akan bermain dengan formasi 4-2-3-1, berusaha untuk solid di pertahanan dan berbahaya saat menyerang. Kunci bagi Birmingham City adalah tetap terorganisir dan disiplin di pertahanan, dan memanfaatkan peluang menyerang mereka ketika mereka datang.
Leicester City diperkirakan akan mendominasi penguasaan bola, tetapi Birmingham City harus siap untuk bertahan dalam dan melakukan serangan balik dengan cepat.
Pemain Kunci:
Abdul Fatawu (Leicester City): Pemain sayap cepat dan terampil yang mampu menciptakan masalah bagi pertahanan mana pun.
Harry Winks (Leicester City): Gelandang yang tenang dan berpengalaman yang mendikte tempo permainan Leicester City.
Scott Hogan (Birmingham City): Striker yang pekerja keras dan berdedikasi yang akan berusaha merepotkan pertahanan Leicester City.
Tahith Chong (Birmingham City): Gelandang serang yang kreatif dan berbakat yang mampu membuka pertahanan dengan umpannya dan dribblingnya.
Prediksi:
Pertandingan ini diperkirakan akan menjadi pertandingan yang ketat dan kompetitif, dengan kedua tim memiliki peluang untuk menang. Leicester City mungkin sedikit difavoritkan karena keunggulan kandang dan kualitas skuad mereka, tetapi Birmingham City mampu menyebabkan kejutan jika mereka bermain sesuai kemampuan mereka.
Faktor Tambahan:
- Kebugaran: Kebugaran Jay Stansfield akan menjadi faktor utama dalam pemilihan tim Birmingham City. Jika Stansfield fit, ia diperkirakan akan menjadi starter di lini depan.
- Atmosfer: Atmosfer di King Power Stadium diperkirakan akan menjadi luar biasa, dengan para penggemar Leicester City bersemangat untuk mendukung tim mereka.
- Wasit: Keputusan wasit dapat memiliki dampak besar pada hasil pertandingan.
Kesimpulan:
Pertandingan antara Birmingham City dan Leicester City menjanjikan pertarungan yang menarik dan menghibur. Keputusan Chris Davies dalam memilih starting XI dan taktik akan sangat penting dalam menentukan hasil pertandingan. Birmingham City akan membutuhkan performa terbaik mereka untuk mendapatkan hasil positif melawan tim Leicester City yang kuat.