Kemendikdasmen Tekankan 7 Kebiasaan Hebat di Kreasi Anak Untuk Negeri : Okezone Women

  • Maskobus
  • Aug 31, 2025

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dikdasmen), kembali menekankan pentingnya internalisasi "Tujuh Kebiasaan Hebat" dalam membentuk karakter anak-anak Indonesia yang berakhlak mulia. Penegasan ini disampaikan oleh Kepala Bidang Fasilitasi dan Advokasi Penguatan Karakter Kemendikbudristek, Agus Mohamad Solihin, dalam acara "Kreasi Anak Untuk Negeri" yang berlangsung meriah di Kandank Jurank Doank, Tangerang Selatan. Acara ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas mereka sekaligus menjadi momentum penting untuk mengingatkan kembali nilai-nilai luhur yang harus ditanamkan sejak dini.

Agus Mohamad Solihin, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa ketujuh kebiasaan hebat ini merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berakhlak mulia. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, sekolah, hingga lingkungan sekitar, untuk bersama-sama mendukung dan menumbuhkembangkan kebiasaan-kebiasaan positif ini pada anak-anak.

"Tentu saja, ibu dan adik-adik semua sudah familiar dengan Tujuh Kebiasaan Hebat ini. Pertama, adalah kebiasaan bangun pagi. Siapa yang sudah terbiasa bangun pagi di sini, adik-adik? Wah, sudah banyak sekali ya. Kemudian, kebiasaan kedua adalah kebiasaan berolahraga. Siapa yang senang berolahraga di sini? Kemudian yang ketiga, kebiasaannya adalah beribadah," ungkap Agus dengan semangat, disambut antusias oleh para peserta acara.

Lebih lanjut, Agus menjelaskan bahwa poin keempat dari Tujuh Kebiasaan Hebat adalah makan makanan sehat dan bergizi. Hal ini, menurutnya, sangat penting karena berkaitan erat dengan prinsip mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi seimbang bagi tubuh masing-masing anak. Asupan nutrisi yang baik akan menunjang pertumbuhan dan perkembangan optimal, serta meningkatkan kemampuan belajar dan konsentrasi anak.

Kemendikdasmen Tekankan 7 Kebiasaan Hebat di Kreasi Anak Untuk Negeri : Okezone Women

"Yang kelima adalah gemar belajar. Siapa yang gemar belajar? Nah, yang keenam adalah ini yang adik-adik lakukan sekarang, yaitu bermasyarakat. Kemudian yang terakhir adalah tidur cepat," lanjut Agus. Ia menekankan bahwa bermasyarakat merupakan bagian penting dari pembentukan karakter anak, karena melalui interaksi dengan orang lain, anak belajar tentang nilai-nilai sosial, kerjasama, toleransi, dan empati.

Agus juga menyoroti pentingnya tidur yang cukup bagi anak-anak. Menurutnya, tidur cepat menjadi masalah utama yang dihadapi oleh banyak anak sekolah saat ini. Kebiasaan bermain gadget hingga larut malam seringkali membuat mereka bergadang dan kurang tidur, yang berdampak negatif pada konsentrasi belajar dan kesehatan secara keseluruhan.

"Untuk adik-adik PAUD, SD, mungkin masih ada dorongan untuk tidur siang. Tapi untuk anak SMA, rata-rata diharapkan tidur cepatnya sekitar jam 9 malam. Bangun paginya itu di rentang jam 4 sampai jam 5," jelas Agus. Ia menambahkan bahwa dengan tidur yang cukup, anak-anak akan merasa lebih segar dan bersemangat saat mengikuti pelajaran di sekolah.

Acara "Kreasi Anak Untuk Negeri" ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan kembali pentingnya Tujuh Kebiasaan Hebat dalam membentuk karakter anak-anak Indonesia. Ketujuh kebiasaan tersebut adalah:

  1. Bangun Pagi: Membiasakan diri untuk bangun pagi melatih kedisiplinan dan memberikan waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri sebelum memulai aktivitas.
  2. Berolahraga: Aktivitas fisik secara teratur penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan kebugaran.
  3. Beribadah: Menumbuhkan nilai-nilai spiritual dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  4. Makan Sehat dan Bergizi: Memenuhi kebutuhan nutrisi seimbang untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal.
  5. Gemar Belajar: Menumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat untuk terus belajar dan mengembangkan diri.
  6. Bermasyarakat: Melatih kemampuan bersosialisasi, bekerja sama, dan berkontribusi positif kepada masyarakat.
  7. Tidur Cepat: Mendapatkan istirahat yang cukup untuk memulihkan energi dan meningkatkan konsentrasi.

Kemendikbudristek berharap agar ketujuh kebiasaan hebat ini dapat diinternalisasi oleh seluruh anak-anak Indonesia, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia. Implementasi ketujuh kebiasaan ini tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar. Orang tua diharapkan dapat menjadi teladan bagi anak-anak dalam menerapkan kebiasaan-kebiasaan positif ini di rumah.

Selain itu, lingkungan sekolah juga harus menciptakan suasana yang kondusif bagi pengembangan karakter anak. Guru dapat mengintegrasikan nilai-nilai ketujuh kebiasaan hebat ini dalam proses pembelajaran, serta memberikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kerjasama yang baik antara keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar, diharapkan anak-anak Indonesia dapat tumbuh menjadi generasi yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Acara "Kreasi Anak Untuk Negeri" ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan kreatif dan edukatif yang melibatkan anak-anak dari berbagai usia. Mereka berkesempatan untuk menunjukkan bakat dan minat mereka di bidang seni, budaya, dan teknologi. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan karakter bagi anak-anak.

Kemendikbudristek berkomitmen untuk terus mendukung upaya-upaya peningkatan kualitas pendidikan karakter di Indonesia. Melalui berbagai program dan kegiatan, Kemendikbudristek berupaya untuk menumbuhkan nilai-nilai luhur bangsa pada generasi muda, sehingga mereka dapat menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas dan bertanggung jawab.

Dengan penekanan kembali pada Tujuh Kebiasaan Hebat, Kemendikbudristek berharap agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh menjadi individu yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia, dan mampu berkontribusi positif bagi bangsa dan negara. Upaya ini merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi penerus yang berkualitas dan mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.

Kandank Jurank Doank, sebagai lokasi penyelenggaraan acara "Kreasi Anak Untuk Negeri", memberikan suasana yang inspiratif dan mendukung kreativitas anak-anak. Tempat ini merupakan wadah bagi pengembangan seni dan budaya yang didirikan oleh aktor dan seniman terkenal, Dik Doank. Dengan adanya acara ini, diharapkan semakin banyak anak-anak yang terinspirasi untuk mengembangkan bakat dan minat mereka di bidang seni dan budaya, serta berkontribusi pada pelestarian warisan budaya bangsa.

Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antara para pendidik, orang tua, dan tokoh masyarakat yang peduli terhadap pendidikan karakter anak. Mereka berdiskusi dan bertukar pengalaman tentang cara-cara terbaik untuk menanamkan nilai-nilai luhur pada anak-anak. Dengan adanya kerjasama dan sinergi antara berbagai pihak, diharapkan upaya peningkatan kualitas pendidikan karakter di Indonesia dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Kemendikbudristek mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama mendukung upaya-upaya peningkatan kualitas pendidikan karakter anak. Dengan menanamkan nilai-nilai luhur sejak dini, kita dapat menciptakan generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih gemilang. Ketujuh Kebiasaan Hebat ini merupakan fondasi penting yang harus ditanamkan pada anak-anak agar mereka dapat tumbuh menjadi individu yang berkualitas dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

💬 Tinggalkan Komentar dengan Facebook

Related Post :