Tak sedikit orang memiliki kebiasaan minum kopi atau teh setelah bangun tidur. Minum kopi atau teh di pagi hari juga bisa jadi rutinitas sebagian orang sebelum memulai aktivitas agar lebih fresh.
Kedua minuman tersebut juga bisa dinikmati di sela-sela menyantap roti, telur, nasi, atau membaca berita sebelum beraktivitas. Namun, manakah yang lebih baik diminum di pagi hari, kopi atau teh? Pertanyaan ini seringkali menjadi perdebatan di antara para pecinta kedua minuman tersebut. Untuk menjawabnya secara komprehensif, mari kita telaah lebih dalam mengenai manfaat dan pertimbangan memilih kopi atau teh sebagai minuman pagi hari.
1. Manfaat Minum Kopi
Secangkir kopi ternyata menyimpan banyak manfaat. Ahli gizi Maddie Pasquariello, MS, RDN, menjelaskan kopi yang diseduh mengandung antioksidan, termasuk asam klorogenat dan berbagai polifenol. Antioksidan adalah senyawa yang berfungsi melindungi tubuh dari kerusakan sel dengan menetralisir radikal bebas. Mekanisme ini berpotensi menurunkan risiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan kanker.
"Antioksidan dalam kopi juga dapat mendukung kesehatan otak, fungsi metabolisme, dan jalur detoksifikasi hati," jelas ahli diet Samantha Peterson, MS, RD. Ini berarti bahwa konsumsi kopi secara moderat dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit degeneratif dan membantu menjaga fungsi organ vital.
Bahkan kafein dalam kopi juga memiliki beberapa manfaat kesehatan, karena dapat membantu melindungi dari peradangan. Kafein bekerja dengan memblokir adenosine, neurotransmitter yang menyebabkan rasa kantuk dan lesu. Dengan memblokir adenosine, kafein meningkatkan kewaspadaan, fokus, dan kinerja kognitif. Selain itu, kafein juga dapat meningkatkan metabolisme dan membantu pembakaran lemak.
Lebih lanjut, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi dapat menurunkan risiko penyakit Parkinson, Alzheimer, diabetes tipe 2, dan beberapa jenis kanker. Namun, penting untuk diingat bahwa manfaat kopi hanya dapat dirasakan jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar dan tanpa tambahan gula atau krim yang berlebihan.
2. Manfaat Minum Teh
Seperti halnya kopi, teh berkafein, seperti teh hijau dan teh hitam juga menjadi pilihan populer di pagi hari. Kedua jenis teh ini memiliki daftar manfaat yang tidak kalah mengesankan. Teh, terutama teh hijau, telah lama dikenal sebagai minuman kesehatan yang kaya akan antioksidan.
Peterson menyebutkan teh hijau dan teh hitam merupakan sumber antioksidan yang sangat kuat karena kaya akan katekin, terutama epigallocatechin gallate (EGCG) pada teh hijau dan theaflavin pada teh hitam. Antioksidan tersebut berperan dalam menjaga kesehatan jantung, mendukung metabolisme, menyeimbangkan hormon, serta meningkatkan daya tahan tubuh. EGCG, khususnya, telah terbukti memiliki sifat anti-inflamasi, anti-kanker, dan anti-penuaan.
"Selain itu, teh memberikan dorongan energi yang lebih lembut berkat kandungan L-theanine-nya, yang mendorong kewaspadaan yang tenang dan terfokus tanpa rasa gelisah atau lonjakan kortisol yang dialami sebagian orang saat minum kopi," tutur Peterson. L-theanine adalah asam amino yang ditemukan secara alami dalam teh. Senyawa ini bekerja secara sinergis dengan kafein untuk meningkatkan fokus dan kewaspadaan tanpa efek samping seperti kecemasan atau jantung berdebar-debar.
Teh juga memiliki manfaat hidrasi yang lebih baik dibandingkan kopi. Kandungan air yang tinggi dalam teh membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi, yang penting untuk fungsi organ dan metabolisme yang optimal. Selain itu, teh mengandung fluoride, yang bermanfaat untuk kesehatan gigi dan tulang.
Berbagai jenis teh menawarkan manfaat kesehatan yang berbeda-beda. Teh putih, misalnya, memiliki kandungan antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan teh hijau. Teh oolong dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Teh herbal, seperti chamomile dan peppermint, memiliki efek menenangkan dan dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.
Kopi vs. Teh: Pertimbangan Individual
Jika dibandingkan, ternyata tidak ada jawaban mutlak apakah kopi atau teh lebih baik untuk diminum di pagi hari. Menurut Pasquariello, perbedaan antara mengganti kopi dengan teh atau sebaliknya sebenarnya tidak akan berdampak besar pada kesehatan secara keseluruhan, selama faktor lain tetap sama. Pilihan terbaik tergantung pada preferensi pribadi, kebutuhan individu, dan bagaimana tubuh merespons kedua minuman tersebut.
Meskipun kopi hitam mungkin menawarkan lebih banyak polifenol dan kafein dibandingkan teh hitam atau teh hijau, kesehatan tidak ditentukan oleh satu kebiasaan saja. Kesehatan adalah hasil dari kombinasi berbagai faktor, termasuk pola makan, gaya hidup, tingkat stres, dan genetika.
"Kesehatan Anda terdiri dari lebih banyak kebiasaan dan komponen, [jadi] Anda mungkin tidak akan merasakan perbedaan yang signifikan dalam hal pencegahan penyakit kronis atau peningkatan kesehatan secara keseluruhan," tambah Pasquariello. Oleh karena itu, penting untuk tidak terpaku pada satu pilihan minuman saja, tetapi lebih fokus pada membangun gaya hidup sehat secara keseluruhan.
Begitu juga pilihan mengonsumsi kopi dan teh disesuaikan dengan kebutuhan individu. Peterson menyarankan agar faktor seperti kestabilan energi, suasana hati, fokus, pencernaan, dan kualitas tidur dijadikan pertimbangan. Menurutnya, tidak ada yang benar atau salah, melainkan bagaimana seseorang menyesuaikan dengan kebutuhan unik tubuhnya.
Bila membutuhkan dorongan kognitif yang lebih kuat atau sedang menghadapi aktivitas mental maupun fisik intens di pagi hari, kopi dapat menjadi pilihan tepat karena memberikan energi yang lebih cepat. Kopi cocok untuk mereka yang membutuhkan dorongan energi instan dan mampu mentolerir efek kafein dengan baik. Kopi juga cocok untuk mereka yang mampu memetabolisme kafein dengan baik dan tidak mengalami efek samping seperti kecemasan, gangguan pencernaan, atau kesulitan tidur.
Sebaliknya, teh cenderung memberi energi yang lebih stabil dan tenang. Pilihan ini bisa lebih tepat bagi mereka yang merasa mudah gelisah setelah minum kopi, sulit meminumnya saat perut kosong, atau memiliki metabolisme kafein yang lambat. Teh juga merupakan pilihan yang lebih baik bagi mereka yang sensitif terhadap kafein atau mengalami efek samping yang tidak menyenangkan setelah minum kopi.
Teh juga dianjurkan bagi individu yang sedang fokus pada keseimbangan hormon, kesehatan adrenal, atau pemulihan usus. Selain itu, teh dapat membantu menjaga hidrasi, meskipun air putih tetap menjadi pilihan terbaik. Teh, terutama teh herbal, juga dapat membantu meredakan stres dan meningkatkan kualitas tidur.
Tips Memilih Minuman Pagi yang Tepat
Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda memilih minuman pagi yang tepat:
- Pertimbangkan toleransi kafein Anda: Jika Anda sensitif terhadap kafein, pilih teh dengan kandungan kafein yang lebih rendah atau teh herbal tanpa kafein.
- Perhatikan efek samping: Jika Anda mengalami efek samping seperti kecemasan, gangguan pencernaan, atau kesulitan tidur setelah minum kopi, coba beralih ke teh.
- Sesuaikan dengan aktivitas Anda: Jika Anda membutuhkan dorongan energi yang kuat untuk aktivitas yang intens, kopi mungkin menjadi pilihan yang lebih baik. Jika Anda membutuhkan energi yang stabil dan fokus untuk aktivitas yang lebih santai, teh mungkin lebih cocok.
- Eksperimen dan temukan apa yang terbaik untuk Anda: Cobalah berbagai jenis kopi dan teh untuk menemukan rasa dan manfaat yang paling Anda sukai.
- Batasi tambahan gula dan krim: Terlalu banyak gula dan krim dapat mengurangi manfaat kesehatan dari kopi dan teh.
- Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi: Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan rekomendasi yang lebih spesifik.
Kesimpulan
Pada akhirnya, pilihan antara kopi dan teh sebagai minuman pagi hari adalah keputusan pribadi. Keduanya memiliki manfaat kesehatan yang unik dan dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat. Pertimbangkan toleransi kafein Anda, efek samping, dan kebutuhan individu Anda untuk membuat pilihan yang tepat. Yang terpenting adalah menikmati minuman Anda dengan bijak dan menjadikannya bagian dari rutinitas pagi yang sehat dan menyenangkan. Ingatlah bahwa keseimbangan dan moderasi adalah kunci untuk mendapatkan manfaat maksimal dari kedua minuman tersebut. Baik Anda memilih kopi atau teh, pastikan untuk mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar dan tanpa tambahan gula atau krim yang berlebihan. Dan yang terpenting, jangan lupa untuk tetap terhidrasi dengan minum air putih sepanjang hari.