Microsoft Hentikan Dukungan Registry Key di Windows Domain Controllers Mulai September 2025.

  • Maskobus
  • Aug 30, 2025

Microsoft telah mengumumkan penghentian dukungan untuk registry key StrongCertificateBindingEnforcement dan CertificateBackdatingCompensation pada Windows Domain Controllers (DCs) mulai 10 September 2025. Keputusan ini menandai langkah penting dalam transisi menuju Full Enforcement Mode untuk autentikasi berbasis sertifikat, mengikuti serangkaian pembaruan keamanan yang telah diterapkan sejak tahun 2022.

Registry key yang akan dihentikan ini awalnya diperkenalkan sebagai solusi sementara untuk mengatasi kerentanan serius dalam autentikasi Kerberos. Kerentanan ini, yang tercakup dalam CVE-2022-34691, CVE-2022-26931, dan CVE-2022-26923, memungkinkan penyerang untuk memalsukan sertifikat dan mendapatkan hak akses yang lebih tinggi melalui pemetaan sertifikat yang lemah. Dengan kata lain, fitur ini awalnya dirancang untuk menambal celah keamanan yang memungkinkan aktor jahat untuk menyamar sebagai pengguna yang sah dan mengakses sumber daya jaringan yang sensitif.

Implikasi Perubahan Ini

Setelah pembaruan pada Patch Tuesday, 9 September 2025, registry key StrongCertificateBindingEnforcement dan CertificateBackdatingCompensation akan dinonaktifkan secara permanen. Ini berarti bahwa Domain Controller tidak akan lagi menerima pemetaan sertifikat yang lemah. Mode kompatibilitas tidak akan lagi tersedia jika sistem telah dipindahkan ke mode enforcement penuh. Sertifikat harus memiliki pemetaan kriptografis yang kuat dan valid terhadap akun pengguna yang diwakilinya.

Perubahan ini memiliki implikasi signifikan bagi administrator sistem yang mengelola Windows Server. Organisasi yang belum mengaudit dan memigrasi sistem mereka ke mode enforcement penuh harus segera mengambil tindakan untuk memastikan kelancaran transisi dan mencegah potensi masalah kompatibilitas atau keamanan.

Microsoft Hentikan Dukungan Registry Key di Windows Domain Controllers Mulai September 2025.

Mengapa Microsoft Membuat Perubahan Ini?

Keputusan Microsoft untuk menghentikan dukungan untuk registry key ini didorong oleh beberapa faktor:

  • Meningkatkan Keamanan: Mode enforcement penuh memberikan tingkat keamanan yang lebih tinggi terhadap serangan pemalsuan sertifikat. Dengan menghapus dukungan untuk pemetaan sertifikat yang lemah, Microsoft secara signifikan mengurangi permukaan serangan dan mempersulit penyerang untuk mengeksploitasi kerentanan dalam autentikasi Kerberos.
  • Menyederhanakan Manajemen: Mode enforcement penuh menyederhanakan manajemen sertifikat dan mengurangi kompleksitas konfigurasi. Dengan menghapus kebutuhan untuk mengelola registry key dan mode kompatibilitas, administrator sistem dapat fokus pada tugas-tugas yang lebih penting.
  • Memastikan Kompatibilitas: Mode enforcement penuh memastikan kompatibilitas dengan standar keamanan modern dan praktik terbaik. Dengan beralih ke mode enforcement penuh, organisasi dapat memastikan bahwa sistem mereka memenuhi persyaratan kepatuhan dan terlindungi dari ancaman yang muncul.

Apa yang Harus Dilakukan Administrator Sistem?

Administrator sistem yang mengelola Windows Domain Controllers harus mengambil langkah-langkah berikut untuk mempersiapkan penghentian dukungan untuk registry key ini:

  1. Audit Sistem: Lakukan audit menyeluruh terhadap sistem untuk mengidentifikasi semua sertifikat yang menggunakan pemetaan yang lemah. Gunakan alat dan teknik yang sesuai untuk memeriksa konfigurasi sertifikat dan memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan mode enforcement penuh.
  2. Migrasi ke Mode Enforcement Penuh: Migrasikan sistem ke mode enforcement penuh sesegera mungkin. Ikuti panduan dan dokumentasi yang disediakan oleh Microsoft untuk memastikan transisi yang lancar dan mencegah potensi masalah kompatibilitas.
  3. Perbarui Sertifikat: Perbarui semua sertifikat yang menggunakan pemetaan yang lemah dengan sertifikat yang memiliki pemetaan kriptografis yang kuat dan valid terhadap akun pengguna yang diwakilinya. Pastikan bahwa sertifikat baru memenuhi persyaratan mode enforcement penuh dan diterbitkan oleh otoritas sertifikat tepercaya.
  4. Uji Sistem: Setelah memigrasi sistem ke mode enforcement penuh dan memperbarui sertifikat, lakukan pengujian menyeluruh untuk memastikan bahwa semuanya berfungsi dengan benar. Verifikasi bahwa pengguna dapat mengautentikasi dengan benar dan mengakses sumber daya jaringan yang diperlukan.
  5. Pantau Sistem: Pantau sistem secara teratur untuk mendeteksi dan mengatasi potensi masalah keamanan. Gunakan alat pemantauan dan analisis log untuk mengidentifikasi aktivitas yang mencurigakan dan mengambil tindakan yang sesuai.

Dampak Potensial Jika Tidak Ada Tindakan yang Diambil

Jika administrator sistem gagal mengambil tindakan yang diperlukan untuk mempersiapkan penghentian dukungan untuk registry key ini, organisasi mereka dapat mengalami konsekuensi yang signifikan, termasuk:

  • Masalah Kompatibilitas: Sistem yang tidak dimigrasi ke mode enforcement penuh mungkin mengalami masalah kompatibilitas dengan Domain Controller yang menjalankan versi Windows Server yang lebih baru. Ini dapat menyebabkan masalah autentikasi dan akses ke sumber daya jaringan.
  • Kerentanan Keamanan: Sistem yang menggunakan pemetaan sertifikat yang lemah rentan terhadap serangan pemalsuan sertifikat. Penyerang dapat mengeksploitasi kerentanan ini untuk mendapatkan hak akses yang lebih tinggi dan mengakses sumber daya jaringan yang sensitif.
  • Gangguan Bisnis: Masalah kompatibilitas dan kerentanan keamanan dapat menyebabkan gangguan bisnis yang signifikan. Pengguna mungkin tidak dapat mengakses sumber daya jaringan yang diperlukan, dan organisasi mungkin mengalami kehilangan data atau kerusakan reputasi.

Informasi Tambahan dan Sumber Daya

Untuk informasi tambahan dan sumber daya tentang penghentian dukungan untuk registry key ini, administrator sistem dapat merujuk ke dokumentasi Microsoft berikut:

Dokumentasi ini memberikan informasi terperinci tentang perubahan yang akan datang, langkah-langkah yang perlu diambil untuk mempersiapkan penghentian dukungan, dan sumber daya tambahan yang tersedia.

Kesimpulan

Penghentian dukungan untuk registry key StrongCertificateBindingEnforcement dan CertificateBackdatingCompensation pada Windows Domain Controllers merupakan perubahan signifikan yang akan memengaruhi organisasi yang menggunakan autentikasi berbasis sertifikat. Administrator sistem harus mengambil tindakan yang diperlukan untuk mempersiapkan perubahan ini untuk memastikan transisi yang lancar dan mencegah potensi masalah kompatibilitas atau keamanan. Dengan memigrasi sistem ke mode enforcement penuh dan memperbarui sertifikat yang menggunakan pemetaan yang lemah, organisasi dapat meningkatkan keamanan, menyederhanakan manajemen, dan memastikan kompatibilitas dengan standar keamanan modern. Kegagalan untuk mengambil tindakan yang diperlukan dapat menyebabkan masalah kompatibilitas, kerentanan keamanan, dan gangguan bisnis yang signifikan. Oleh karena itu, penting bagi administrator sistem untuk memahami implikasi dari perubahan ini dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi organisasi mereka. Perubahan ini juga menggarisbawahi pentingnya untuk selalu mengikuti perkembangan terbaru dalam keamanan siber dan menerapkan praktik terbaik untuk melindungi sistem dan data organisasi. Dengan tetap proaktif dan mengambil tindakan pencegahan, organisasi dapat mengurangi risiko serangan siber dan memastikan kelangsungan bisnis mereka. Pemantauan berkelanjutan dan evaluasi keamanan secara berkala adalah kunci untuk mengidentifikasi dan mengatasi potensi kerentanan sebelum dapat dieksploitasi oleh penyerang. Pelatihan karyawan tentang praktik keamanan yang baik juga penting untuk mengurangi risiko kesalahan manusia, yang seringkali menjadi penyebab utama pelanggaran keamanan. Dengan menggabungkan teknologi keamanan yang canggih dengan kebijakan dan prosedur yang kuat, organisasi dapat menciptakan lingkungan keamanan yang komprehensif dan melindungi diri mereka dari berbagai ancaman siber.

Selain itu, organisasi harus mempertimbangkan untuk mengadopsi solusi manajemen identitas dan akses (IAM) untuk mengelola identitas pengguna dan hak akses secara terpusat. Solusi IAM dapat membantu organisasi untuk menerapkan kebijakan akses berbasis peran, mengotomatiskan proses penyediaan dan pencabutan akses, dan memantau aktivitas pengguna untuk mendeteksi dan mencegah akses yang tidak sah. Dengan mengintegrasikan solusi IAM dengan sistem autentikasi berbasis sertifikat, organisasi dapat meningkatkan keamanan dan menyederhanakan manajemen identitas dan akses.

Sebagai penutup, penghentian dukungan untuk registry key ini adalah pengingat bahwa keamanan siber adalah proses yang berkelanjutan yang membutuhkan perhatian dan investasi yang berkelanjutan. Dengan tetap mengikuti perkembangan terbaru dalam keamanan siber dan menerapkan praktik terbaik, organisasi dapat melindungi diri mereka dari ancaman yang terus berkembang dan memastikan kelangsungan bisnis mereka.

💬 Tinggalkan Komentar dengan Facebook

Related Post :