Microsoft baru-baru ini meluncurkan pembaruan KB5063842 untuk pengguna Windows 10. Mengingat dukungan resmi untuk sistem operasi ini akan segera berakhir dalam kurun waktu kurang dari dua bulan, pembaruan ini menandai salah satu yang terakhir bagi para penggunanya. Meskipun tidak membawa perubahan yang radikal, KB5063842 tetap menghadirkan sejumlah fitur dan perbaikan penting, terutama bagi kalangan enterprise dan administrator sistem.
Pembaruan non-keamanan KB5063842, atau Build 19045.6280, memang tidak menyajikan banyak perubahan yang mencolok. Namun, ada beberapa fitur penting dan perbaikan yang layak untuk diperhatikan, terutama bagi pengguna enterprise dan administrator sistem. Dua fitur utama yang diperkenalkan dalam pembaruan ini adalah kemampuan untuk memblokir lalu lintas jaringan keluar di Windows 10 dan ketersediaan umum Windows Backup for Organizations. Fitur blokir lalu lintas jaringan ditujukan untuk pelanggan Extended Security Updates (ESU) yang ingin membatasi data keluar dari perangkat mereka. Sementara itu, Windows Backup for Organizations dirancang untuk mempermudah transisi dari perangkat Windows 10 ke perangkat Windows 11.
Secara lebih rinci, fitur yang memungkinkan pemblokiran lalu lintas jaringan ini ditujukan untuk ESU komersial. Fitur ini memungkinkan sistem untuk memblokir lalu lintas keluar bagi pelanggan yang menggunakan Extended Security Updates (ESU) tanpa kunci lisensi, bersama dengan langganan Windows 365. Hal ini mendukung kebijakan Zero Exhaust yang bertujuan untuk mengurangi jejak data keluar dari perangkat. Kebijakan Zero Exhaust menjadi semakin penting dalam era di mana privasi dan keamanan data menjadi prioritas utama bagi organisasi. Dengan membatasi lalu lintas data keluar, organisasi dapat mengurangi risiko kebocoran data sensitif dan melindungi diri dari potensi ancaman keamanan.
Windows Backup for Organizations, di sisi lain, merupakan solusi backup dan restore tingkat enterprise. Fitur ini dirancang untuk mempermudah proses transisi perangkat ke sistem operasi yang lebih baru, seperti Windows 11. Dengan Windows Backup for Organizations, organisasi dapat dengan mudah mencadangkan data dan pengaturan penting dari perangkat Windows 10 mereka dan memulihkannya ke perangkat Windows 11. Hal ini meminimalkan gangguan pada produktivitas dan memastikan bahwa pengguna dapat dengan cepat melanjutkan pekerjaan mereka setelah transisi. Fitur ini sangat berguna bagi organisasi dengan jumlah perangkat yang banyak, karena dapat mengotomatiskan proses backup dan restore, menghemat waktu dan sumber daya.
Selain dua fitur utama yang disebutkan di atas, pembaruan KB5063842 juga mencakup sejumlah peningkatan dan perbaikan lainnya. Meskipun detail spesifik mengenai peningkatan ini tidak diuraikan dalam artikel, secara umum, pembaruan ini bertujuan untuk meningkatkan stabilitas, kinerja, dan keamanan sistem operasi Windows 10. Peningkatan ini dapat mencakup perbaikan bug, patch keamanan, dan optimasi kinerja.
Bagi pengguna Windows 10 yang masih setia dengan sistem operasi ini, pembaruan KB5063842 tidak akan terinstal secara otomatis secara default. Namun, pengguna dapat dengan mudah mengunduh dan menginstal pembaruan ini secara manual melalui halaman Pengaturan > Pembaruan & Keamanan > Pembaruan Windows. Sebelum mengunduh pembaruan, pastikan bahwa kuota internet Anda mencukupi. Mengingat dukungan resmi untuk Windows 10 akan segera berakhir, pengguna yang ingin terus menerima pembaruan keamanan setelah tanggal tersebut harus mengaktifkan opsi enroll untuk mendapatkan paket Extended Security Update (ESU) hingga tahun depan. Paket ESU akan memberikan pembaruan keamanan penting untuk melindungi sistem dari ancaman keamanan yang muncul.
Extended Security Updates (ESU) adalah program yang ditawarkan oleh Microsoft kepada pelanggan yang ingin terus menggunakan Windows 10 setelah tanggal akhir dukungan resminya. Program ini memberikan pembaruan keamanan penting untuk jangka waktu terbatas, biasanya hingga tiga tahun setelah tanggal akhir dukungan. Pelanggan yang terdaftar dalam program ESU harus membayar biaya tahunan untuk setiap perangkat yang ingin mereka lindungi. Biaya ESU akan meningkat setiap tahun, sehingga semakin mahal untuk terus menggunakan Windows 10 setelah tanggal akhir dukungan.
Keputusan untuk terus menggunakan Windows 10 dengan ESU atau untuk melakukan upgrade ke sistem operasi yang lebih baru, seperti Windows 11, bergantung pada kebutuhan dan anggaran masing-masing organisasi. Jika organisasi memiliki aplikasi atau perangkat keras yang tidak kompatibel dengan Windows 11, maka ESU mungkin menjadi pilihan yang lebih baik. Namun, jika organisasi ingin memanfaatkan fitur dan peningkatan keamanan terbaru, maka upgrade ke Windows 11 mungkin menjadi pilihan yang lebih tepat.
Penting untuk dicatat bahwa Windows 10 versi 21H2 (versi terakhir dari Windows 10) akan mencapai akhir masa pakainya pada tanggal 11 Juni 2024. Setelah tanggal ini, perangkat yang menjalankan Windows 10 versi 21H2 tidak akan lagi menerima pembaruan keamanan bulanan. Pembaruan keamanan bulanan sangat penting untuk melindungi perangkat dari ancaman keamanan yang muncul. Oleh karena itu, sangat penting bagi pengguna Windows 10 versi 21H2 untuk melakukan upgrade ke versi Windows 10 yang lebih baru atau ke sistem operasi yang lebih baru, seperti Windows 11, sebelum tanggal 11 Juni 2024.
Microsoft secara aktif mendorong pengguna Windows 10 untuk melakukan upgrade ke Windows 11. Windows 11 menawarkan sejumlah fitur dan peningkatan keamanan baru yang tidak tersedia di Windows 10. Selain itu, Windows 11 dirancang untuk bekerja lebih baik dengan perangkat keras modern dan menawarkan pengalaman pengguna yang lebih baik. Upgrade ke Windows 11 juga akan memastikan bahwa pengguna terus menerima pembaruan keamanan bulanan dan dukungan teknis dari Microsoft.
Proses upgrade dari Windows 10 ke Windows 11 relatif mudah dan dapat dilakukan melalui aplikasi Pengaturan di Windows 10. Namun, sebelum melakukan upgrade, penting untuk memastikan bahwa perangkat Anda memenuhi persyaratan sistem minimum untuk Windows 11. Persyaratan sistem minimum untuk Windows 11 mencakup prosesor 1 GHz atau lebih cepat dengan 2 atau lebih inti pada prosesor 64-bit yang kompatibel, RAM 4 GB, penyimpanan 64 GB atau lebih besar, dan kartu grafis yang kompatibel dengan DirectX 12 atau yang lebih baru dengan driver WDDM 2.0.
Selain persyaratan sistem minimum, penting juga untuk memastikan bahwa semua aplikasi dan perangkat keras Anda kompatibel dengan Windows 11. Anda dapat memeriksa kompatibilitas aplikasi dan perangkat keras Anda dengan mengunjungi situs web produsen atau dengan menggunakan alat kompatibilitas Windows 11.
Jika Anda tidak yakin apakah perangkat Anda kompatibel dengan Windows 11, Anda dapat menunggu hingga Microsoft menawarkan upgrade ke perangkat Anda melalui Pembaruan Windows. Microsoft akan secara bertahap menawarkan upgrade ke Windows 11 ke perangkat yang memenuhi persyaratan sistem dan yang kompatibel dengan Windows 11.
Sebagai kesimpulan, pembaruan KB5063842 merupakan salah satu pembaruan terakhir untuk Windows 10. Pembaruan ini mencakup sejumlah fitur dan perbaikan penting, terutama bagi kalangan enterprise dan administrator sistem. Pengguna Windows 10 didorong untuk menginstal pembaruan ini dan untuk mempertimbangkan untuk melakukan upgrade ke Windows 11 untuk terus menerima pembaruan keamanan bulanan dan dukungan teknis dari Microsoft. Penting untuk diingat bahwa dukungan resmi untuk Windows 10 akan segera berakhir dan bahwa terus menggunakan Windows 10 setelah tanggal akhir dukungan dapat meningkatkan risiko keamanan. Dengan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi perangkat Anda, Anda dapat memastikan bahwa Anda terus menikmati pengalaman komputasi yang aman dan andal.