Empat dari lima pemain yang diajukan PSSI untuk dinaturalisasi telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Namun, Miliano Jonathans, talenta muda yang diharapkan dapat memperkuat Timnas Indonesia, belum dapat diambil sumpahnya bersamaan dengan keempat pemain lainnya.
Keempat pemain yang telah dinaturalisasi adalah Mauro Zijlstra, yang diproyeksikan untuk memperkuat Timnas Indonesia, serta Pauline Jeanette van de Pol, Isabel Corian Kopp, dan Isabelle Nottet, yang akan memperkuat timnas putri.
Prosesi pengambilan sumpah kewarganegaraan keempat pemain tersebut dilaksanakan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Den Haag, Belanda, pada Jumat, 29 Agustus 2025. Momen bersejarah ini menandai langkah awal mereka untuk berkontribusi bagi sepak bola Indonesia.
Ketidakhadiran Miliano Jonathans dalam acara pengambilan sumpah tersebut disebabkan oleh jadwal padatnya. Pada hari yang sama, Jumat, 29 Agustus 2025 dini hari WIB, ia harus membela klubnya, FC Utrecht, dalam pertandingan penting di Kualifikasi Europa League 2025/2026.
Miliano Jonathans, pemain keturunan Depok, Jawa Barat, dijadwalkan akan diambil sumpahnya sebagai WNI di Jakarta pada pekan depan. Prosesi ini akan dipimpin oleh Staf Khusus Menteri Hukum (Menkum) Bidang Transformasi Digital, Noor Korompot. Kabar baik ini disampaikan langsung oleh Noor Korompot melalui akun Instagramnya.
"Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, mengambil sumpah Mauro Zijlstra dan rekan, menyusul Miliano Jonathans rencana akan dilaksanakan di Jakarta pekan depan," tulis Noor Korompot.
Kehadiran Miliano Jonathans di Timnas Indonesia sangat dinantikan. Ia diproyeksikan untuk memperkuat lini tengah Garuda dalam dua pertandingan uji coba yang akan digelar pada FIFA Matchday September 2025.
Namun, sebelum dapat membela Timnas Indonesia, Miliano Jonathans harus menyelesaikan proses perpindahan federasi dari Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB) ke PSSI di FIFA. Proses ini merupakan prosedur standar yang harus dilalui oleh pemain yang ingin berganti asosiasi sepak bola.
Timnas Indonesia sendiri telah menyiapkan serangkaian pertandingan uji coba untuk mempersiapkan diri menghadapi putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada Oktober 2025.
Pada 5 September 2025, Timnas Indonesia akan menjamu Timnas Chinese Taipei di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Tiga hari kemudian, pada 8 September 2025, Garuda akan menghadapi tantangan dari Timnas Lebanon di stadion yang sama.
Kedua pertandingan uji coba ini akan menjadi kesempatan berharga bagi pelatih Timnas Indonesia untuk menguji strategi dan formasi terbaik, serta memberikan kesempatan bermain bagi para pemain baru, termasuk Miliano Jonathans, jika proses naturalisasinya telah rampung.
PSSI terus berupaya untuk meningkatkan kualitas Timnas Indonesia dengan mendatangkan pemain-pemain berkualitas, baik dari dalam negeri maupun diaspora. Proses naturalisasi pemain keturunan menjadi salah satu strategi yang ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut.
Kehadiran Miliano Jonathans diharapkan dapat memberikan warna baru dan meningkatkan daya saing Timnas Indonesia di kancah internasional. Dengan talenta yang dimilikinya, ia diyakini dapat menjadi salah satu pilar penting dalam skuad Garuda.
Selain Miliano Jonathans, Mauro Zijlstra juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi Timnas Indonesia. Pemain yang berposisi sebagai bek ini memiliki postur tubuh yang ideal dan kemampuan bertahan yang solid. Ia diharapkan dapat memperkuat lini belakang Garuda dan memberikan rasa aman bagi penjaga gawang.
Proses naturalisasi pemain keturunan merupakan investasi jangka panjang bagi sepak bola Indonesia. Dengan memberikan kesempatan kepada para pemain muda berbakat untuk membela Timnas Indonesia, PSSI berharap dapat membangun tim yang kuat dan kompetitif di masa depan.
Namun, proses naturalisasi pemain keturunan juga tidak lepas dari berbagai tantangan dan kritikan. Beberapa pihak menilai bahwa PSSI terlalu bergantung pada pemain naturalisasi dan kurang memberikan kesempatan kepada pemain lokal.
Menanggapi kritikan tersebut, PSSI menegaskan bahwa proses naturalisasi pemain keturunan dilakukan secara selektif dan hanya untuk pemain-pemain yang memiliki kualitas dan potensi yang sesuai dengan kebutuhan tim. PSSI juga berkomitmen untuk terus mengembangkan pemain-pemain lokal melalui program pembinaan usia muda yang terstruktur dan berkelanjutan.
Kehadiran pemain naturalisasi diharapkan dapat memberikan motivasi dan inspirasi bagi para pemain lokal untuk terus meningkatkan kemampuan mereka. Persaingan yang sehat antara pemain naturalisasi dan pemain lokal akan berdampak positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia secara keseluruhan.
PSSI juga menyadari bahwa keberhasilan Timnas Indonesia tidak hanya bergantung pada kualitas pemain, tetapi juga pada faktor-faktor lain seperti strategi yang tepat, kekompakan tim, dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia.
Oleh karena itu, PSSI terus berupaya untuk meningkatkan kualitas kepelatihan, membangun tim yang solid dan harmonis, serta menjalin komunikasi yang baik dengan para suporter.
Dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia sangat penting bagi keberhasilan Timnas Indonesia. Dengan dukungan yangSolid, Garuda diharapkan dapat meraih prestasi yang gemilang di kancah internasional.
Proses naturalisasi Miliano Jonathans menjadi bukti komitmen PSSI untuk terus meningkatkan kualitas Timnas Indonesia. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan dampak positif dan membawa Garuda menuju level yang lebih tinggi.
Para suporter Timnas Indonesia pun menyambut baik kabar naturalisasi Miliano Jonathans. Mereka berharap agar ia dapat segera bergabung dengan tim dan memberikan kontribusi maksimal.
Dengan dukungan dari seluruh pihak, Timnas Indonesia diharapkan dapat meraih hasil yang memuaskan dalam putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dan lolos ke putaran final di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Perjalanan Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026 masih panjang dan penuh tantangan. Namun, dengan kerja keras, semangat pantang menyerah, dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia, Garuda yakin dapat mewujudkan impian untuk tampil di panggung sepak bola terbesar di dunia.
Semoga proses naturalisasi Miliano Jonathans berjalan lancar dan ia dapat segera bergabung dengan Timnas Indonesia. Mari kita berikan dukungan penuh kepada Garuda agar dapat meraih prestasi yang gemilang di masa depan.
Dengan tambahan amunisi baru seperti Miliano Jonathans, Timnas Indonesia diharapkan dapat semakin kompetitif dan mampu bersaing dengan tim-tim kuat lainnya di Asia.
PSSI terus berupaya untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi perkembangan sepak bola Indonesia. Dengan dukungan dari pemerintah, sponsor, dan seluruh masyarakat Indonesia, PSSI yakin dapat membawa sepak bola Indonesia menuju era yang lebih baik.
Mari kita bersama-sama mendukung Timnas Indonesia agar dapat meraih prestasi yang membanggakan dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Semoga Garuda dapat terus terbang tinggi dan menggapai impian untuk tampil di Piala Dunia.
Dengan semangat persatuan dan kesatuan, mari kita dukung Timnas Indonesia sepenuh hati.
Garuda di dadaku, Indonesia di hatiku!