Minggu ini, OpenAI membuat gebrakan besar dengan meluncurkan GPT-5, model AI teranyar yang digadang-gadang sebagai yang paling canggih saat ini. Kehadirannya langsung mengguncang lanskap ChatGPT dan membuat para pesaingnya ketar-ketir. Harga yang ditawarkan untuk GPT-5 terbilang sangat kompetitif, bahkan cenderung "super murah," sehingga berpotensi memicu perang harga di antara penyedia layanan AI. Selain menawarkan kemampuan yang ditingkatkan secara signifikan, peluncuran GPT-5 juga menuai kontroversi karena OpenAI secara tiba-tiba mengganti semua model populer sebelumnya, termasuk GPT-4o dan o3, dengan GPT-5 sebagai model default.
CEO OpenAI, Sam Altman, melalui pengumuman di platform X, mengungkapkan serangkaian pembaruan signifikan yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman 700 juta pengguna aktif mingguan ChatGPT. Pembaruan ini memperkenalkan tiga mode baru yang dapat dipilih pengguna, yaitu Auto, Fast, dan Thinking. Mode Auto akan secara otomatis memilih antara mode Fast dan Thinking berdasarkan kompleksitas pertanyaan pengguna, dan akan menjadi mode default di ChatGPT. Mode Fast dirancang untuk memberikan respons yang cepat dan ringan, ideal untuk pertanyaan sederhana dan tugas-tugas ringan. Sementara itu, mode Thinking dioptimalkan untuk tugas-tugas kompleks yang membutuhkan penalaran mendalam dan analisis yang cermat.
Untuk merespons keluhan mengenai batasan penggunaan GPT-5 Thinking, OpenAI menetapkan batas konteks sebesar 196.000 token. Batas ini memungkinkan pengguna untuk menangani proyek-proyek panjang dan melakukan analisis mendalam tanpa khawatir kehabisan token. Selain itu, pengguna diberikan kuota 3.000 pesan per minggu untuk GPT-5 Thinking. Setelah batas ini tercapai, sistem akan secara otomatis beralih ke GPT-5 Thinking mini, versi yang lebih ringan dengan kemampuan yang sedikit dibatasi. Menariknya, peralihan otomatis dari GPT-5 ke GPT-5 Thinking mini tidak dihitung dalam batas mingguan, memberikan fleksibilitas tambahan bagi pengguna.
Menanggapi kritik keras atas penghapusan model-model lama secara tiba-tiba, OpenAI mengambil langkah untuk memulihkan GPT-4o ke model selector untuk semua pengguna berbayar. Selain itu, OpenAI menambahkan tombol "Tampilkan model tambahan" di pengaturan ChatGPT web, yang memungkinkan pengguna mengakses model-model lama seperti o3, GPT-4.1, GPT-5 Thinking mini, dan GPT-4.5. Model-model ini tersedia eksklusif untuk pengguna Pro, memberikan nilai tambah bagi pelanggan yang berlangganan layanan premium. OpenAI berjanji untuk memberikan pemberitahuan yang memadai sebelum menghapus model-model di masa mendatang, sebagai bentuk transparansi dan penghargaan terhadap preferensi pengguna.
Selain perubahan-perubahan di atas, OpenAI juga sedang mengembangkan versi GPT-5 dengan kepribadian yang lebih "hangat" dan ramah. Tujuannya adalah untuk menciptakan interaksi yang lebih menyenangkan dan alami dalam percakapan sehari-hari. Versi ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih personal dan membuat pengguna merasa lebih nyaman berinteraksi dengan AI. Pengembangan ini menunjukkan komitmen OpenAI untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas interaksi antara manusia dan AI.
Perombakan besar-besaran di ChatGPT ini mencerminkan ambisi OpenAI untuk mendefinisikan ulang lanskap AI percakapan. Dengan menghadirkan model yang lebih canggih, mode penggunaan yang fleksibel, dan respons terhadap umpan balik pengguna, OpenAI berusaha untuk menciptakan pengalaman yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi semua orang. Peluncuran GPT-5 dan serangkaian pembaruan ini menandai babak baru dalam evolusi ChatGPT, menjanjikan kemampuan yang lebih canggih dan interaksi yang lebih personal di masa depan.
Namun, perubahan ini juga menimbulkan beberapa pertanyaan penting. Apakah harga GPT-5 yang "super murah" akan benar-benar memicu perang harga di antara para penyedia layanan AI? Bagaimana dampak penghapusan model-model lama terhadap pengguna yang terbiasa dengan kemampuan dan karakteristik model-model tersebut? Apakah versi GPT-5 dengan kepribadian yang lebih "hangat" akan diterima dengan baik oleh pengguna, atau justru dianggap terlalu dibuat-buat? Hanya waktu yang dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan ini.
Yang jelas, OpenAI telah membuat langkah besar dengan meluncurkan GPT-5 dan melakukan perombakan besar di ChatGPT. Perubahan ini berpotensi mengubah cara kita berinteraksi dengan AI dan membuka peluang baru untuk pemanfaatan teknologi ini di berbagai bidang. Kita akan terus memantau perkembangan ini dan memberikan informasi terbaru kepada Anda.
OpenAI memahami bahwa perubahan besar seperti ini dapat menimbulkan pertanyaan dan kekhawatiran. Oleh karena itu, mereka berkomitmen untuk terus mendengarkan umpan balik dari pengguna dan melakukan penyesuaian yang diperlukan untuk memastikan bahwa ChatGPT terus menjadi alat yang bermanfaat dan menyenangkan untuk digunakan. OpenAI juga menekankan pentingnya penggunaan AI secara bertanggung jawab dan etis. Mereka bekerja sama dengan para ahli dan pemangku kepentingan lainnya untuk mengembangkan pedoman dan praktik terbaik untuk memastikan bahwa AI digunakan untuk kebaikan dan tidak membahayakan masyarakat.
Perombakan ChatGPT ini bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang bagaimana kita berinteraksi dengan teknologi dan bagaimana teknologi dapat membantu kita mencapai tujuan kita. OpenAI berharap bahwa ChatGPT dapat menjadi alat yang memberdayakan orang untuk belajar, berkreasi, dan terhubung satu sama lain dengan cara yang baru dan inovatif.
Dalam beberapa bulan mendatang, OpenAI berencana untuk merilis lebih banyak fitur dan pembaruan untuk ChatGPT. Mereka juga akan terus mengembangkan model-model AI baru yang lebih canggih dan lebih efisien. Tujuan OpenAI adalah untuk menciptakan AI yang aman, bermanfaat, dan dapat diakses oleh semua orang.
Perombakan besar di ChatGPT ini adalah bukti bahwa bidang AI terus berkembang dengan pesat. Teknologi ini memiliki potensi untuk mengubah dunia kita menjadi lebih baik, tetapi penting untuk memastikan bahwa teknologi ini digunakan secara bertanggung jawab dan etis. OpenAI berkomitmen untuk menjadi pemimpin dalam pengembangan AI yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Selain itu, OpenAI juga menekankan pentingnya pendidikan dan pelatihan AI. Mereka percaya bahwa penting bagi orang-orang untuk memahami bagaimana AI bekerja dan bagaimana AI dapat digunakan untuk memecahkan masalah dunia nyata. OpenAI menawarkan berbagai sumber daya pendidikan dan pelatihan AI untuk membantu orang-orang dari semua latar belakang belajar tentang AI.
Perombakan ChatGPT ini adalah langkah penting dalam perjalanan OpenAI untuk menciptakan AI yang bermanfaat dan dapat diakses oleh semua orang. OpenAI berharap bahwa Anda akan terus mengikuti perkembangan ini dan memberikan umpan balik Anda untuk membantu mereka meningkatkan ChatGPT dan teknologi AI lainnya.
Sebagai penutup, perombakan besar di ChatGPT oleh OpenAI ini merupakan momen penting dalam evolusi AI percakapan. Dengan model GPT-5 yang lebih canggih, mode penggunaan yang fleksibel, dan komitmen untuk merespons umpan balik pengguna, OpenAI berupaya untuk menciptakan pengalaman yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi semua orang. Meskipun ada beberapa pertanyaan yang belum terjawab, perubahan ini menjanjikan potensi besar untuk mengubah cara kita berinteraksi dengan AI dan membuka peluang baru untuk pemanfaatan teknologi ini di berbagai bidang. Kita akan terus memantau perkembangan ini dan memberikan informasi terbaru kepada Anda.