MANADO – Ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Kota Manado, Sulawesi Utara, menggelar doa bersama pada Sabtu, 30 Agustus, sebagai wujud solidaritas dan belasungkawa atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojol yang menjadi korban kecelakaan tragis di Jakarta. Affan Kurniawan tewas setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob dalam sebuah insiden yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Aksi doa bersama ini tidak hanya menjadi ungkapan duka cita, tetapi juga menjadi momentum bagi para pengemudi ojol untuk menyuarakan tuntutan keadilan dan perhatian lebih dari pemerintah terhadap keselamatan dan kesejahteraan para pekerja sektor informal ini.
Acara doa bersama yang dipusatkan di depan Gereja GMIM Rut Boulevard, salah satu lokasi strategis di pusat Kota Manado, menarik perhatian banyak pengendara dan pejalan kaki. Para pengemudi ojol dari berbagai platform aplikasi berkumpul dengan mengenakan seragam kebesaran masing-masing, menciptakan pemandangan yang mengharukan sekaligus membangkitkan semangat persatuan. Mereka membawa spanduk dan poster bertuliskan ungkapan belasungkawa, tuntutan keadilan, serta harapan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Suasana khidmat terasa begitu mendalam saat doa bersama dimulai. Dipimpin oleh seorang tokoh agama setempat, para pengemudi ojol dengan khusyuk memanjatkan doa untuk almarhum Affan Kurniawan, keluarga yang ditinggalkan, serta seluruh pengemudi ojol di Indonesia yang setiap hari berjuang mencari nafkah di jalanan. Mereka memohon agar almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, keluarga diberikan ketabahan, dan para pengemudi ojol selalu dilindungi dari segala marabahaya.
Selain doa bersama, acara ini juga diisi dengan orasi-orasi singkat dari perwakilan pengemudi ojol. Mereka menyampaikan aspirasi dan keluh kesah mengenai berbagai permasalahan yang dihadapi, mulai dari masalah keselamatan di jalan raya, tarif yang tidak memadai, hingga kurangnya perlindungan sosial dari pemerintah. Mereka juga mengecam tindakan aparat yang dinilai lalai hingga menyebabkan hilangnya nyawa seorang pengemudi ojol.
Salah seorang perwakilan pengemudi ojol dalam orasinya mengatakan, "Kami berkumpul di sini bukan hanya untuk berduka, tetapi juga untuk menyuarakan keadilan. Affan adalah salah satu dari kami, seorang pejuang keluarga yang mencari nafkah dengan cara yang halal. Kami tidak ingin kejadian seperti ini terulang kembali. Kami menuntut agar pelaku bertanggung jawab atas perbuatannya dan pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap keselamatan dan kesejahteraan kami."
Para pengemudi ojol juga menyampaikan rasa kekecewaan terhadap pemerintah yang dinilai kurang responsif terhadap permasalahan yang mereka hadapi. Mereka menuntut agar pemerintah segera mengambil langkah-langkah konkret untuk meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan para pengemudi ojol, seperti memberikan pelatihan keselamatan berkendara, memberikan jaminan sosial, serta mengatur tarif yang adil dan menguntungkan bagi kedua belah pihak, baik pengemudi maupun konsumen.
"Kami ini bukan hanya sekadar pengemudi, tetapi juga mitra pemerintah dalam memberikan pelayanan transportasi kepada masyarakat. Kami juga berkontribusi dalam menggerakkan roda perekonomian. Oleh karena itu, kami berharap pemerintah dapat memberikan perhatian yang lebih kepada kami," ujar salah seorang pengemudi ojol.
Aksi doa bersama ini juga mendapat perhatian dari Kapolresta Manado, Kombes Pol Irham Halid, yang hadir langsung di lokasi acara. Dalam sambutannya, Kapolresta menyampaikan ungkapan belasungkawa yang mendalam atas peristiwa yang menimpa Affan Kurniawan. Ia juga mengimbau kepada seluruh pengemudi ojol di Manado untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.
"Saya sangat prihatin dengan kejadian yang menimpa saudara kita, Affan Kurniawan. Saya berharap kejadian ini tidak membuat kita kehilangan semangat dan persatuan. Mari kita tetap menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Manado," kata Kapolresta.
Kapolresta juga berjanji akan menindaklanjuti aspirasi dan keluhan yang disampaikan oleh para pengemudi ojol. Ia akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mencari solusi terbaik bagi permasalahan yang dihadapi oleh para pengemudi ojol.
"Kami akan menampung semua aspirasi dan keluhan dari para pengemudi ojol. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk membantu mencarikan solusi yang terbaik," ujar Kapolresta.
Aksi doa bersama dan orasi yang dilakukan oleh para pengemudi ojol di Manado ini merupakan bagian dari aksi solidaritas nasional yang dilakukan oleh para pengemudi ojol di berbagai kota di Indonesia. Mereka mengecam tindakan aparat yang dinilai lalai hingga menyebabkan hilangnya nyawa seorang pengemudi ojol. Mereka juga menuntut keadilan dan perhatian lebih dari pemerintah terhadap keselamatan dan kesejahteraan para pengemudi ojol.
Meninggalnya Affan Kurniawan menjadi momentum bagi para pengemudi ojol untuk bersatu dan menyuarakan aspirasi mereka. Mereka berharap agar kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak, baik aparat maupun pemerintah, untuk lebih menghargai nyawa manusia dan memberikan perhatian yang lebih terhadap keselamatan dan kesejahteraan para pekerja sektor informal.
Para pengemudi ojol adalah bagian penting dari masyarakat. Mereka adalah para pejuang keluarga yang setiap hari berjuang mencari nafkah dengan cara yang halal. Mereka berhak mendapatkan perlindungan dan perhatian yang sama dengan warga negara lainnya.
Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memberikan perlindungan dan perhatian kepada seluruh warga negaranya, termasuk para pengemudi ojol. Pemerintah harus segera mengambil langkah-langkah konkret untuk meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan para pengemudi ojol, seperti memberikan pelatihan keselamatan berkendara, memberikan jaminan sosial, serta mengatur tarif yang adil dan menguntungkan bagi kedua belah pihak, baik pengemudi maupun konsumen.
Selain itu, pemerintah juga harus meningkatkan pengawasan terhadap kinerja aparat agar tidak terjadi lagi tindakan-tindakan yang merugikan masyarakat. Aparat harus bertindak profesional dan proporsional dalam menjalankan tugasnya.
Kejadian yang menimpa Affan Kurniawan harus menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dan saling menghargai. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Mari kita ciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan.
Aksi doa bersama yang dilakukan oleh para pengemudi ojol di Manado merupakan wujud kepedulian dan solidaritas terhadap sesama. Aksi ini juga menunjukkan bahwa para pengemudi ojol memiliki semangat persatuan dan kesatuan yang tinggi.
Semangat persatuan dan kesatuan ini harus terus dijaga dan ditingkatkan. Dengan bersatu, para pengemudi ojol dapat memperjuangkan hak-hak mereka dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
Semoga almarhum Affan Kurniawan diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dan saling menghargai. Semoga para pengemudi ojol selalu dilindungi dari segala marabahaya dan dapat terus berjuang mencari nafkah dengan cara yang halal.
Aksi solidaritas yang dilakukan oleh para pengemudi ojol di Manado ini menunjukkan bahwa mereka adalah bagian dari masyarakat yang peduli dan memiliki rasa persatuan yang tinggi. Mereka tidak hanya memikirkan diri sendiri, tetapi juga memikirkan nasib sesama.
Semangat solidaritas ini harus terus dipupuk dan ditingkatkan. Dengan saling membantu dan mendukung, para pengemudi ojol dapat mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
Pemerintah dan masyarakat juga harus memberikan dukungan kepada para pengemudi ojol. Mereka adalah bagian penting dari perekonomian dan kehidupan sosial. Dengan memberikan dukungan kepada mereka, kita dapat membantu meningkatkan kesejahteraan mereka dan menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi semua.
Aksi doa bersama untuk almarhum Affan Kurniawan di Manado bukan hanya sekadar ungkapan duka cita, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kesejahteraan para pekerja sektor informal. Semoga aksi ini dapat menginspirasi semua pihak untuk lebih peduli dan memberikan perhatian kepada mereka.