Prihatin Tewasnya Affan, PRIMA Ajak Pemimpin Pahami Suasana Kebatinan Rakyat

  • Maskobus
  • Aug 30, 2025

Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) menyampaikan rasa duka mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang menjadi korban dalam insiden tragis saat demonstrasi di Pejompongan, Jakarta Pusat. Ketua Umum PRIMA, Agus Jabo Priyono, secara terbuka menyampaikan belasungkawa dan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi cobaan berat ini. Lebih dari sekadar ungkapan simpati, PRIMA melalui pernyataan Agus Jabo, menyerukan kepada seluruh pemimpin bangsa untuk lebih peka terhadap realitas kehidupan rakyat, memahami gejolak batin yang dirasakan, dan bertindak nyata dalam meringankan beban yang ditanggung masyarakat.

Peristiwa tewasnya Affan Kurniawan, menurut PRIMA, adalah cerminan dari jurang pemisah yang masih menganga antara pemimpin dan rakyat. Kematian tragis ini seharusnya menjadi momentum bagi para pemangku kebijakan untuk merenungkan kembali esensi dari kepemimpinan, yaitu melayani dan melindungi segenap warga negara, bukan justru menjadi penyebab penderitaan. Agus Jabo menekankan bahwa seorang pemimpin sejati harus mampu merasakan denyut nadi kehidupan rakyat, mendengarkan keluh kesah mereka, dan hadir sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapi.

PRIMA meyakini bahwa kepemimpinan yang berempati dan responsif terhadap kebutuhan rakyat adalah fondasi utama bagi terciptanya keadilan sosial dan kemakmuran yang merata. Tanpa adanya pemahaman yang mendalam tentang kondisi riil masyarakat, kebijakan yang diambil berpotensi menjadi kontraproduktif dan justru memperburuk keadaan. Oleh karena itu, PRIMA mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menyuarakan aspirasi, mengkritisi kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat, dan mendorong terciptanya sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.

Agus Jabo dalam pernyataannya juga menyinggung tentang upaya Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kehendak rakyat, yaitu menciptakan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur. PRIMA mengapresiasi berbagai program prioritas yang telah dicanangkan oleh pemerintah, seperti program makan bergizi gratis (MBG), program 3 juta rumah, koperasi desa merah putih, sekolah rakyat, cek kesehatan gratis, sekolah unggul garuda, pembangunan lumbung pangan, serta pembangunan bendungan dan irigasi. Program-program ini dinilai sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kesenjangan sosial.

Prihatin Tewasnya Affan, PRIMA Ajak Pemimpin Pahami Suasana Kebatinan Rakyat

Namun demikian, PRIMA mengingatkan bahwa implementasi program-program tersebut harus dilakukan secara cermat dan transparan, dengan melibatkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Jangan sampai program-program tersebut justru menjadi ajang korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang hanya menguntungkan segelintir pihak. PRIMA juga menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap efektivitas program-program tersebut, sehingga dapat dilakukan perbaikan dan penyesuaian yang diperlukan agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai secara optimal.

Selain itu, Agus Jabo juga menyoroti tentang keberadaan "kaum serakahnomics" yang dianggap sebagai penghalang utama dalam mewujudkan keadilan sosial dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. Kaum serakahnomics ini diidentifikasi sebagai kelompok yang hanya mengejar keuntungan pribadi dan mengabaikan kepentingan masyarakat luas. Mereka melakukan berbagai cara untuk memiskinkan rakyat Indonesia, seperti melakukan praktik monopoli, korupsi, dan kolusi.

PRIMA meyakini bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen yang kuat untuk melawan kaum serakahnomics dan menegakkan keadilan ekonomi di Indonesia. Amanat konstitusi Pasal 33 UUD 1945 menjadi landasan utama bagi upaya tersebut. Pasal 33 UUD 1945 mengamanatkan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

PRIMA percaya bahwa dengan menjalankan amanat konstitusi Pasal 33 UUD 1945 secara konsisten dan konsekuen, Presiden Prabowo Subianto akan mampu mengalahkan para serakahnomics dan mewujudkan kedaulatan ekonomi, kemandirian bangsa, serta keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun demikian, PRIMA mengingatkan bahwa perjuangan melawan kaum serakahnomics bukanlah tugas yang mudah. Dibutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen bangsa untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

Oleh karena itu, Agus Jabo mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersatu, menjaga harapan, dan terus bersama dalam perjuangan demi Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Persatuan nasional yang kokoh adalah kunci utama untuk mewujudkan kesejahteraan sosial dan kemajuan bangsa. PRIMA meyakini bahwa dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, Indonesia akan mampu mengatasi berbagai tantangan dan meraih cita-cita luhur bangsa.

PRIMA juga menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan bangsa. Perbedaan pendapat dan pandangan adalah hal yang wajar dalam sebuah negara demokrasi. Namun, perbedaan tersebut jangan sampai dijadikan alasan untuk saling bermusuhan dan melakukan tindakan anarkis. PRIMA mengajak seluruh masyarakat untuk mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang timbul.

Selain itu, PRIMA juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Pendidikan yang berkualitas adalah kunci utama untuk meningkatkan daya saing bangsa dan mewujudkan kemajuan ekonomi. PRIMA mendorong pemerintah untuk terus meningkatkan anggaran pendidikan dan memperbaiki sistem pendidikan nasional agar mampu menghasilkan generasi muda yang cerdas, kreatif, inovatif, dan berakhlak mulia.

PRIMA juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam pembangunan nasional. Setiap warga negara memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa. Hal ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti meningkatkan produktivitas kerja, menjaga lingkungan hidup, membayar pajak tepat waktu, dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

PRIMA meyakini bahwa dengan kerja keras dan gotong royong, Indonesia akan mampu menjadi negara yang maju, adil, dan makmur. Cita-cita luhur bangsa ini hanya dapat terwujud jika seluruh elemen masyarakat bersatu padu dan saling bahu membahu dalam membangun Indonesia yang lebih baik.

Tragedi yang menimpa Affan Kurniawan harus menjadi momentum bagi seluruh bangsa Indonesia untuk merenungkan kembali nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial. PRIMA berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan. Pemerintah dan aparat penegak hukum harus bertindak tegas terhadap pelaku kekerasan dan memastikan bahwa setiap warga negara mendapatkan perlindungan hukum yang sama.

PRIMA juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya. Kecelakaan lalu lintas seringkali disebabkan oleh kelalaian dan kurangnya disiplin dalam berlalu lintas. Oleh karena itu, PRIMA mendorong pemerintah untuk terus melakukan sosialisasi dan penegakan hukum terkait dengan peraturan lalu lintas.

Terakhir, PRIMA mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan arwah Affan Kurniawan agar mendapatkan tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan berat ini. PRIMA akan terus berjuang untuk mewujudkan keadilan sosial dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia, demi mengenang jasa dan pengorbanan Affan Kurniawan.

Kematian Affan Kurniawan adalah duka bagi seluruh bangsa. Semoga tragedi ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk lebih menghargai nilai-nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan persatuan bangsa. PRIMA akan terus berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi rakyat dan mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

💬 Tinggalkan Komentar dengan Facebook

Related Post :