Ramai-ramai Serukan Demo Damai, Tolak Perusakan Transportasi Umum

  • Maskobus
  • Aug 30, 2025

Gelombang seruan damai menggema di dunia maya, warganet berbondong-bondong menyerukan aksi demonstrasi yang tertib dan menolak segala bentuk perusakan fasilitas publik. Seruan ini muncul sebagai respons terhadap aksi vandalisme yang merusak dan membakar sejumlah halte TransJakarta pada Jumat (29/8/2028) malam. Aksi anarkis ini menuai kecaman luas dan memicu kekhawatiran akan eskalasi kekerasan dalam aksi demonstrasi.

Menurut laporan dari detiknews, tiga halte TransJakarta menjadi sasaran amuk massa. Halte-halte tersebut dirusak parah dan dibakar, menyebabkan kerugian material yang signifikan dan mengganggu layanan transportasi publik bagi ribuan warga Jakarta.

"Halte Polda, Halte Senen Toyota Rangga, dan Halte Sentral Senen menjadi korban aksi vandalisme," ungkap Ayu Wardhan, Kepala Departemen Humas TransJakarta, memberikan keterangan terkait insiden tersebut.

Ayu Wardhan menyampaikan keprihatinannya atas aksi pengrusakan dan pembakaran halte. Ia menekankan pentingnya menjaga fasilitas umum agar dapat dimanfaatkan bersama oleh seluruh masyarakat. "TransJakarta sangat menyayangkan pengrusakan fasilitas publik dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas publik, agar manfaatnya bisa terus digunakan oleh banyak orang," tegasnya.

Senada dengan Ayu Wardhan, warganet ramai-ramai menyerukan aksi demonstrasi damai dan menolak segala bentuk perusakan fasilitas transportasi umum. Banyak yang menduga bahwa pelaku pembakaran halte TransJakarta adalah provokator yang sengaja menyusup untuk mengacaukan aksi dan menciptakan kekacauan.

Ramai-ramai Serukan Demo Damai, Tolak Perusakan Transportasi Umum

Akun Twitter @anwajizing menulis, "Kalo sudah bakar, bukan pendemo. Halte Senen terbakar di malam hari bkn pendemo. Tnpa mengecilkan aksi, mari kita lebih tenang. Fasilitas umum bukan untuk dirusak Jgn sampai kita terprovokasi dan keluar dari tendensi. Yg kena dampak rakyat juga." Cuitan ini menekankan bahwa perusakan fasilitas umum bukanlah tindakan seorang demonstran sejati, melainkan ulah provokator yang ingin memperkeruh suasana. Ia juga mengingatkan bahwa dampak dari perusakan fasilitas umum akan dirasakan oleh seluruh masyarakat.

Kecemasan serupa juga diungkapkan oleh akun @cruchiloops, "bangun2 liat update demo tgl 29 kmrin, yg diliat halte – gerbang tol kebakar, rasanyaa lgsg nyesek bgtt, halte udh di renov bagus, malah dihancurin sama provokator (‘:" Ungkapan ini mencerminkan kekecewaan mendalam atas aksi vandalisme yang merusak fasilitas umum yang baru saja direnovasi. Ia menduga bahwa aksi tersebut dilakukan oleh provokator yang ingin merusak citra aksi demonstrasi.

Akun @akoogiggle menyoroti dampak aksi perusakan terhadap masyarakat yang mengandalkan transportasi umum, "kalo udah sampe bakar halte, stasiun dan penjarahan. itu udah bukan musuhin pemerintah, tapi musuhin sesama rakyat!!! bayangin orang-orang yang setiap hari mengandalkan transum untuk pergi kerja cari nafkah, ga ada tuh yang namanya DPR naik transum!!!!!" Cuitan ini menekankan bahwa aksi perusakan fasilitas umum bukan hanya merugikan pemerintah, tetapi juga merugikan masyarakat luas yang mengandalkan transportasi umum untuk kegiatan sehari-hari. Ia juga menyindir para pejabat yang tidak merasakan dampak dari aksi perusakan tersebut karena tidak menggunakan transportasi umum.

Akun @fnbrossal menyampaikan kemarahannya terhadap pelaku pembakaran halte, "Benci banget sama orang yang bakar halte, lu dzolim sumpah. Bisa gak demonya gak sampe anarkis gitu. Jangan samain kita sebagai masyarakat dengan mereka2 yang sedang kita demo.. pliss ayok fokus ke tujuan kita," tulisnya. Ungkapan ini mencerminkan kemarahan dan kekecewaan atas aksi vandalisme yang mencoreng citra aksi demonstrasi. Ia juga menyerukan agar aksi demonstrasi tetap fokus pada tujuan awal dan tidak terprovokasi oleh tindakan anarkis.

Akun @medil03 memberikan perspektif lain dengan menduga bahwa pelaku pembakaran fasilitas umum adalah intel atau massa bayaran yang sengaja disusupkan untuk mendiskreditkan aksi demonstrasi. "Biasanya yang bakar-bakar fasilitas umum intel atau massa bayaran buat ngejelekin demo. Berkaca demo omnibus law ada yang bakar halte sarinah ternyata susupan. Yang teriak suruh jarah juga biasanya aparat, berkaca dari tragedi mall klender setelah itu dikunci dan dibakar." Cuitan ini mengingatkan akan pengalaman masa lalu di mana aksi vandalisme dilakukan oleh pihak-pihak yang ingin merusak citra aksi demonstrasi.

Seruan-seruan damai ini menjadi bukti bahwa masyarakat Indonesia menginginkan aksi demonstrasi yang tertib dan konstruktif. Masyarakat menyadari bahwa perusakan fasilitas umum hanya akan merugikan diri sendiri dan tidak akan mencapai tujuan yang diinginkan. Aksi demonstrasi yang damai dan terorganisir akan lebih efektif dalam menyampaikan aspirasi dan tuntutan kepada pemerintah.

Selain itu, seruan-seruan ini juga menjadi pengingat bagi seluruh peserta aksi demonstrasi untuk tetap waspada terhadap provokator yang ingin memecah belah dan mengacaukan aksi. Penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta tidak terprovokasi oleh tindakan-tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Pihak kepolisian juga diharapkan dapat bertindak tegas terhadap pelaku perusakan fasilitas umum dan provokator yang ingin mengacaukan aksi demonstrasi. Penegakan hukum yang adil dan transparan akan memberikan efek jera bagi pelaku dan mencegah terjadinya aksi serupa di masa depan.

Aksi demonstrasi adalah hak setiap warga negara untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan kepada pemerintah. Namun, hak ini harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan tidak melanggar hukum. Aksi demonstrasi yang damai dan terorganisir akan menjadi kekuatan yang efektif dalam mendorong perubahan positif bagi bangsa dan negara.

Oleh karena itu, mari kita bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan selama aksi demonstrasi. Hindari segala bentuk perusakan fasilitas umum dan tindakan anarkis yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Fokuslah pada tujuan utama aksi demonstrasi dan sampaikan aspirasi dengan cara yang santun dan beradab.

Dengan demikian, aksi demonstrasi akan menjadi sarana yang efektif dalam menyampaikan aspirasi dan tuntutan kepada pemerintah serta mendorong perubahan positif bagi bangsa dan negara. Mari kita wujudkan aksi demonstrasi yang damai, tertib, dan konstruktif demi kemajuan Indonesia.

💬 Tinggalkan Komentar dengan Facebook

Related Post :