Sam Altman Puji Perangkat ChatGPT, Begitu Indah Tanpa Casing.

  • Maskobus
  • Aug 19, 2025

Sam Altman, CEO visioner dari OpenAI, kembali mengguncang dunia teknologi dengan bocoran mengenai perangkat keras ChatGPT yang sedang dalam pengembangan. Proyek ambisius ini dikerjakan bersama dengan Jony Ive, seorang maestro desain yang namanya melegenda berkat kontribusinya yang tak ternilai bagi Apple. Altman, dengan nada penuh keyakinan dan sedikit humor, mengungkapkan bahwa perangkat ini memiliki estetika yang begitu memukau sehingga casing pelindung akan menjadi sebuah penghinaan. Pernyataan ini dilontarkannya dalam sebuah jamuan makan malam eksklusif bersama sejumlah wartawan terpilih, di mana ia berkelakar akan "memburu" siapa pun yang berani menyembunyikan keindahan perangkat tersebut di balik lapisan plastik atau silikon.

Komentar jenaka Altman ini merujuk pada perbandingan yang sering dilontarkan mengenai perangkat misterius ini, yang disebut-sebut sebagai "iPhone tanpa casing" oleh sang CEO sendiri, sebagaimana dilaporkan oleh TechCrunch. Analoginya sangat menarik, mengingat reputasi iPhone sebagai perangkat dengan desain yang revolusioner dan ikonik. Implikasinya jelas: perangkat ChatGPT ini dirancang dengan standar estetika yang sangat tinggi, sebuah karya seni teknologi yang layak dipamerkan, bukan disembunyikan.

Kerja sama antara Altman dan Ive pertama kali terungkap pada pertengahan Mei lalu, ketika keduanya mengonfirmasi bahwa mereka sedang berkolaborasi dalam pengembangan sebuah perangkat yang digadang-gadang sebagai "iPhone-nya kecerdasan buatan". Meskipun detail konkret masih dirahasiakan dengan ketat, Altman memastikan bahwa perangkat ini bukanlah sekadar ponsel pintar lain, atau bahkan kacamata pintar seperti yang diproduksi oleh Meta. Spekulasi pun mulai bermunculan, dengan berbagai prediksi mengenai bentuk, fungsi, dan target pasar perangkat tersebut.

Laporan yang beredar mengindikasikan bahwa perangkat ChatGPT ini memiliki bentuk yang ringkas dan portabel, menyerupai iPod yang legendaris. Perangkat ini dapat dikalungkan di leher, disimpan dengan nyaman di saku, atau diletakkan dengan elegan di atas meja. OpenAI menargetkan peluncuran produk ini pada akhir tahun 2026, dengan ambisi yang sangat tinggi: menjual lebih dari 100 juta unit dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan produk generasi pertama lainnya. Target ini sangat ambisius, mengingat kompleksitas teknologi yang terlibat dan persaingan ketat di pasar perangkat elektronik konsumen. Namun, dengan kombinasi antara kecerdasan buatan terdepan dari OpenAI dan keahlian desain legendaris dari Jony Ive, banyak yang percaya bahwa perangkat ChatGPT ini memiliki potensi untuk mencapai kesuksesan yang fenomenal.

Dalam sebuah acara yang diadakan di San Francisco, Altman menggambarkan perangkat ini sebagai sebuah kejutan yang "pantas ditunggu", menjanjikan sebuah paradigma baru dalam cara manusia berinteraksi dengan kecerdasan buatan. Ia bahkan menuliskan sebuah pesan singkat di platform X (sebelumnya Twitter) yang berbunyi bahwa perangkat tersebut akan menjalankan AI "lebih pintar dari orang terpintar yang Anda kenal" dan siap membantu aktivitas sehari-hari pengguna. Pernyataan ini semakin memicu rasa ingin tahu dan spekulasi di kalangan penggemar teknologi dan pengamat industri.

Sam Altman Puji Perangkat ChatGPT, Begitu Indah Tanpa Casing.

Perangkat revolusioner ini dikembangkan bersama dengan io, sebuah startup AI yang didirikan oleh Jony Ive, yang baru-baru ini diakuisisi oleh OpenAI dengan nilai yang fantastis, mencapai USD 6,5 miliar. Akuisisi ini menunjukkan komitmen OpenAI untuk berinvestasi dalam talenta dan teknologi terbaik di bidang kecerdasan buatan, serta memperkuat kolaborasi strategis antara Altman dan Ive. Altman sendiri mengaku telah mencoba prototipe perangkat tersebut dan menggambarkannya sebagai "teknologi terkeren di dunia". Pujian ini, yang datang dari seorang tokoh yang berada di garis depan inovasi AI, tentu saja menambah bobot pada ekspektasi terhadap perangkat ChatGPT.

Altman menjelaskan bahwa perangkat ini dirancang untuk mempercepat dan menyederhanakan interaksi dengan ChatGPT, yang saat ini hanya dapat diakses melalui situs web atau aplikasi mandiri di komputer atau ponsel. Dengan perangkat keras khusus, OpenAI berharap dapat menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih intuitif, responsif, dan terintegrasi. Perangkat ini akan menghilangkan hambatan yang ada saat ini, memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan ChatGPT secara lebih alami dan efisien.

Menurut Altman, perangkat ChatGPT ini akan menjadi "perangkat inti" ketiga bagi pengguna, setelah iPhone dan MacBook. Analoginya dengan produk-produk Apple yang ikonik ini sangat signifikan, menunjukkan ambisi OpenAI untuk menciptakan sebuah perangkat yang tidak hanya fungsional, tetapi juga esensial dalam kehidupan sehari-hari penggunanya. Ukurannya yang kecil dan portabel memungkinkan untuk dibawa dengan mudah di saku, sementara kemampuannya untuk memahami konteks pengguna dan memberikan bantuan secara proaktif akan menjadikannya sebagai asisten pribadi yang tak ternilai harganya.

Brad Lightcap, COO OpenAI, menambahkan bahwa perangkat ini akan dilengkapi dengan lapisan komputer ambien, memungkinkan AI untuk memahami interaksi pengguna dalam berbagai situasi. Teknologi ini akan memungkinkan perangkat untuk merespons kebutuhan pengguna secara cerdas dan adaptif, memberikan bantuan yang relevan dan tepat waktu. Dengan kemampuan untuk memahami konteks lingkungan dan perilaku pengguna, perangkat ChatGPT ini akan menjadi lebih dari sekadar alat; ia akan menjadi mitra yang cerdas dan intuitif.

Meskipun detail konkret masih sangat minim, antusiasme yang ditunjukkan oleh Altman dan Ive mengisyaratkan bahwa perangkat ini memiliki potensi untuk mengubah secara fundamental cara kita berinteraksi dengan kecerdasan buatan. Dengan desain yang disebut-sebut begitu memukau, perangkat ChatGPT ini tampaknya siap untuk mencuri perhatian dunia teknologi dan merevolusi industri AI.

Potensi dampak perangkat ini sangat besar. Bayangkan sebuah dunia di mana Anda dapat berinteraksi dengan AI secara alami dan intuitif, tanpa perlu lagi bergantung pada layar dan keyboard. Bayangkan sebuah perangkat yang dapat memahami kebutuhan Anda, mengantisipasi pertanyaan Anda, dan memberikan bantuan yang relevan dalam setiap situasi. Inilah visi yang ingin diwujudkan oleh OpenAI dengan perangkat ChatGPT ini.

Namun, tantangan yang dihadapi oleh OpenAI juga sangat besar. Pengembangan perangkat keras yang kompleks, integrasi kecerdasan buatan yang mulus, dan penciptaan pengalaman pengguna yang intuitif adalah tugas-tugas yang membutuhkan keahlian, sumber daya, dan inovasi yang luar biasa. Selain itu, OpenAI juga harus mengatasi masalah privasi dan keamanan data, serta memastikan bahwa perangkat ini digunakan secara bertanggung jawab dan etis.

Akankah perangkat ChatGPT ini benar-benar merevolusi industri AI? Akankah ia berhasil memenuhi ekspektasi yang tinggi yang telah ditimbulkan oleh Altman dan Ive? Akankah ia menjadi "perangkat inti" ketiga bagi pengguna, sejajar dengan iPhone dan MacBook? Kita hanya bisa menunggu dan melihat kejutan apa yang akan dihadirkan oleh OpenAI pada akhir tahun 2026. Namun, satu hal yang pasti: perangkat ChatGPT ini adalah salah satu proyek teknologi yang paling menarik dan menjanjikan saat ini, dan ia memiliki potensi untuk mengubah cara kita hidup, bekerja, dan berinteraksi dengan dunia di sekitar kita. Dunia teknologi menantikan dengan napas tertahan.

💬 Tinggalkan Komentar dengan Facebook

Related Post :