Era kecerdasan buatan (AI) telah tiba dan mengguncang lanskap industri telekomunikasi global. Perusahaan telekomunikasi (telko) dituntut untuk memiliki kelincahan dalam beradaptasi jika ingin tetap relevan dan berkembang di tengah perubahan yang disruptif ini. Telkom, sebagai salah satu pemain utama di industri telko Indonesia, menyadari betul urgensi tersebut dan tengah menyiapkan berbagai strategi untuk menjawab tantangan sekaligus memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh AI.
Salah satu langkah konkret yang diambil Telkom adalah melalui anak perusahaannya, Telin, dengan menggelar Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2025. Acara ini telah menjadi agenda penting bagi para pelaku industri telko global, dan tahun ini memasuki penyelenggaraan yang ke-10. BATIC 2025 diselenggarakan pada 26-29 Agustus 2025 di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, dengan mengusung tema "Igniting Tomorrow’s Digital Evolution". Tema ini mencerminkan komitmen Telkom untuk mendorong evolusi digital di masa depan, dengan fokus pada pemanfaatan teknologi AI dan inovasi lainnya.
Presiden Direktur Telkom Group, Dian Siswarini, menekankan bahwa BATIC 2025 telah menjadi agenda industri telko global yang sangat penting. Telkom Group melihat bahwa saat ini terjadi transformasi besar di industri telko yang didorong oleh pesatnya perkembangan AI. Transformasi ini menghadirkan tantangan sekaligus peluang yang harus direspon dengan tepat.
"Teknologi AI dan Cloud mendorong kebutuhan baru terhadap infrastruktur digital. Kita harus berpikir keras, inovatif, dan kreatif bagaimana melayani pertumbuhan traffic yang eksponensial," ujar Dian di sela-sela acara BATIC 2025 di BICC, Nusa Dua, Bali.
Lebih lanjut, Dian menjelaskan bahwa transformasi ini juga memicu konvergensi jaringan dari sisi platform dan layanan, yang pada akhirnya membentuk ekosistem baru. Ekosistem ini menawarkan kesempatan dan peluang besar untuk mengembangkan pertumbuhan pendapatan baru bagi perusahaan telko.
Namun, Dian juga mengingatkan bahwa tantangan utama bagi para pemain telko adalah bagaimana beradaptasi dan bersikap lincah dalam menyikapi perubahan yang terjadi, serta bagaimana tetap relevan di tengah persaingan yang semakin ketat.
Selain tantangan adaptasi, Dian juga menyoroti risiko keamanan yang semakin meningkat di era digital ini. Telkom Group menyikapi risiko ini dengan strategi meningkatkan ketahanan dan perlindungan data pribadi para pelanggan dan klien. Keamanan data menjadi prioritas utama bagi Telkom, mengingat kepercayaan pelanggan adalah aset yang sangat berharga.
Untuk menjawab tantangan dan memanfaatkan peluang di era AI, Telkom Group telah merumuskan tiga strategi utama:
-
Meningkatkan Kemampuan dalam Membangun Jaringan Konektivitas: Jaringan konektivitas yang kuat dan handal merupakan fondasi utama bagi Telkom Group. Telkom akan terus berinvestasi dalam pengembangan infrastruktur jaringan, termasuk jaringan fiber optik, jaringan seluler 5G, dan jaringan satelit. Tujuannya adalah untuk menyediakan konektivitas yang cepat, stabil, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia. Peningkatan kapasitas dan kualitas jaringan ini akan mendukung pertumbuhan layanan digital dan adopsi teknologi AI di berbagai sektor.
-
Integrasi Layanan Cloud dan Data Center dengan Mendukung Teknologi Baru seperti AI dan IoT: Telkom Group menyadari bahwa layanan cloud dan data center merupakan elemen penting dalam ekosistem digital. Oleh karena itu, Telkom akan terus mengembangkan layanan cloud dan data center yang terintegrasi dengan teknologi baru seperti AI dan Internet of Things (IoT). Integrasi ini akan memungkinkan pelanggan untuk memanfaatkan teknologi AI dan IoT secara lebih efisien dan efektif. Telkom juga akan menawarkan solusi cloud yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik berbagai industri, seperti perbankan, kesehatan, dan pemerintahan.
-
Meningkatkan Solusi Digital di Berbagai Sektor Industri seperti Perbankan, Kesehatan, dan Pemerintahan: Telkom Group berkomitmen untuk menjadi mitra strategis bagi berbagai sektor industri dalam transformasi digital. Telkom akan terus mengembangkan solusi digital yang inovatif dan relevan untuk memenuhi kebutuhan spesifik masing-masing sektor. Misalnya, untuk sektor perbankan, Telkom menawarkan solusi keamanan siber, solusi pembayaran digital, dan solusi analitik data. Untuk sektor kesehatan, Telkom menawarkan solusi telemedicine, solusi rekam medis elektronik, dan solusi manajemen rumah sakit. Untuk sektor pemerintahan, Telkom menawarkan solusi smart city, solusi e-government, dan solusi keamanan publik. Telkom juga akan fokus pada peningkatan layanan business to business (B2B) untuk membantu perusahaan-perusahaan di berbagai sektor meningkatkan efisiensi dan produktivitas mereka.
Selain tiga strategi utama tersebut, Telkom Group juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam ekosistem digital. Dian Siswarini mengatakan bahwa di era digital ini, tidak ada perusahaan yang bisa melakukan semuanya sendiri. Oleh karena itu, Telkom Group akan terus menjalin kemitraan strategis dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan teknologi, startup, dan lembaga riset. Kolaborasi ini akan memungkinkan Telkom Group untuk menghadirkan solusi terintegrasi yang lebih komprehensif dan inovatif bagi pelanggan.
"Sekarang itu nggak ada yang have it all. Jadi meskipun kita berkompetisi, kita berkolaborasi untuk memberikan solusi terintegrasi," pungkasnya.
Dengan strategi yang komprehensif dan fokus pada inovasi, adaptasi, dan kolaborasi, Telkom Group optimis dapat menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di era AI. Telkom Group berkomitmen untuk terus menjadi yang terdepan dalam mendorong transformasi digital di Indonesia dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa.
BATIC 2025 menjadi wadah penting bagi Telkom Group untuk berbagi visi dan strategi dengan para pemangku kepentingan di industri telko global. Konferensi ini juga menjadi ajang untuk menjalin kemitraan strategis dan mengeksplorasi peluang bisnis baru. Dengan tema "Igniting Tomorrow’s Digital Evolution", BATIC 2025 diharapkan dapat menginspirasi para pelaku industri telko untuk berinovasi dan berkolaborasi dalam menciptakan masa depan digital yang lebih baik.
Telkom Group menyadari bahwa era AI adalah era yang penuh dengan perubahan dan ketidakpastian. Namun, dengan kelincahan, inovasi, dan kolaborasi, Telkom Group yakin dapat menavigasi perubahan ini dan tetap menjadi pemain utama di industri telko Indonesia dan global. Komitmen Telkom Group untuk terus beradaptasi dan berinvestasi dalam teknologi baru akan memastikan bahwa perusahaan tetap relevan dan kompetitif di masa depan. Era AI adalah era peluang, dan Telkom Group siap untuk memanfaatkannya.