WhatsApp, aplikasi pesan instan terpopuler di dunia, kembali menghadirkan inovasi terbaru dengan meluncurkan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama Writing Help. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna dalam menyusun pesan dengan berbagai gaya dan nada, mulai dari yang lucu dan kasual hingga yang profesional dan formal. Writing Help menjadi pelengkap fitur Message Summaries yang sebelumnya telah dirilis beberapa bulan lalu, semakin memperkaya pengalaman pengguna dalam berkomunikasi melalui platform WhatsApp.
Cara kerja Writing Help terinspirasi dari fitur serupa yang telah lebih dulu hadir di perangkat lain, seperti Chat Assist pada perangkat Samsung yang didukung Galaxy AI, serta Writing Tools yang tersedia di iPhone dan iPad yang mengadopsi Apple Intelligence. Intinya, fitur ini memanfaatkan kekuatan AI untuk memberikan saran dan rekomendasi dalam penulisan pesan, sehingga pengguna dapat menyampaikan maksudnya dengan lebih efektif dan efisien.
Untuk mengaktifkan Writing Help, pengguna cukup menuliskan isi pesan seperti biasa, kemudian menekan ikon pensil yang muncul di dalam percakapan, baik itu percakapan pribadi (one-on-one) maupun percakapan grup. Setelah ikon pensil ditekan, fitur Writing Help akan aktif dan pengguna akan diberikan beberapa pilihan nada pesan yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan dan konteks percakapan. Pilihan nada pesan yang tersedia antara lain:
- Parafrase: Opsi ini memungkinkan pengguna untuk menyusun ulang kalimat atau paragraf dengan gaya bahasa yang berbeda, namun tetap mempertahankan makna aslinya. Fitur ini sangat berguna bagi mereka yang ingin menghindari pengulangan kata atau mencari cara lain untuk menyampaikan informasi yang sama.
- Profesional: Pilihan ini akan mengubah gaya bahasa pesan menjadi lebih formal dan sopan, cocok digunakan dalam percakapan dengan rekan kerja, atasan, atau klien. Writing Help akan membantu pengguna untuk menghindari penggunaan bahasa slang atau bahasa informal lainnya yang mungkin kurang pantas dalam konteks profesional.
- Lucu: Bagi mereka yang ingin menambahkan sentuhan humor dalam percakapan, opsi ini akan membantu mengubah pesan menjadi lebih jenaka dan menghibur. Writing Help dapat memberikan saran untuk menambahkan lelucon, sindiran, atau permainan kata yang relevan dengan topik pembicaraan.
- Suportif: Fitur ini sangat berguna dalam memberikan dukungan atau semangat kepada teman, keluarga, atau kolega yang sedang mengalami masa sulit. Writing Help akan membantu pengguna untuk menyusun kata-kata yang tulus, empati, dan memberikan motivasi positif.
- Proofread: Opsi ini berfungsi untuk memeriksa dan memperbaiki kesalahan ejaan, tata bahasa, dan tanda baca dalam pesan. Writing Help akan memberikan saran perbaikan yang akurat dan mudah dipahami, sehingga pesan yang dikirimkan terbebas dari kesalahan yang dapat mengganggu pemahaman.
Setelah memilih nada pesan yang diinginkan, AI akan memberikan beberapa rekomendasi penulisan ulang yang dapat dipilih oleh pengguna. Pengguna memiliki kebebasan penuh untuk memilih apakah akan menggunakan pesan asli yang ditulis sendiri atau menggantinya dengan salah satu pilihan yang disarankan oleh AI. Bahkan jika pengguna memilih pesan yang disarankan oleh AI, isi pesan tersebut masih dapat diedit dan disesuaikan kembali sesuai dengan preferensi masing-masing.
Salah satu aspek penting yang ditekankan oleh WhatsApp dalam pengembangan Writing Help adalah perlindungan privasi pengguna. WhatsApp menjamin bahwa semua pesan yang dikirim melalui platformnya tetap dilindungi oleh enkripsi end-to-end, yang berarti hanya pengirim dan penerima pesan yang dapat membaca isi pesan tersebut. Namun, karena query AI biasanya dikirimkan ke pusat data untuk diproses, WhatsApp menggunakan teknologi khusus yang disebut Private Processing Technology untuk memastikan privasi pengguna tetap terjaga.
Private Processing Technology memungkinkan Meta AI untuk memproses permintaan pengguna tanpa harus membuka akses ke pesan asli atau penulisan ulang yang disarankan. Dengan kata lain, Meta atau WhatsApp tidak dapat membaca isi pesan yang diproses oleh Writing Help. Semua proses dilakukan secara privat dan aman, sehingga tidak ada pihak lain selain pengirim dan penerima pesan yang dapat melihat atau mengakses informasi tersebut.
"Teknologi ini mempertahankan janji privasi WhatsApp, yang memastikan tidak seorang pun kecuali Anda dan orang yang berbicara dengan Anda dapat mengakses atau membagikan pesan pribadi Anda," kata perwakilan Meta, seperti dikutip dari Engadget.
WhatsApp juga menegaskan bahwa pengguna memiliki kontrol penuh atas pesan mereka. Fitur-fitur berbasis Private Processing seperti Writing Help dan Message Summaries bersifat opsional dan dinonaktifkan secara default. Pengguna dapat memilih untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur ini sesuai dengan kebutuhan dan preferensi masing-masing.
Saat ini, fitur Writing Help baru digulirkan dalam bahasa Inggris dan akan tersedia untuk pengguna di Amerika Serikat dan beberapa negara lainnya. WhatsApp berencana untuk meluncurkan fitur ini dalam bahasa lain dan di lebih banyak negara dalam tahun ini. Dengan demikian, semakin banyak pengguna WhatsApp di seluruh dunia yang dapat merasakan manfaat dari fitur AI yang inovatif ini.
Peluncuran Writing Help semakin menegaskan komitmen WhatsApp untuk terus berinovasi dan meningkatkan pengalaman pengguna. Fitur ini tidak hanya membantu pengguna dalam menyusun pesan dengan lebih mudah dan efisien, tetapi juga memberikan fleksibilitas dalam memilih gaya dan nada pesan yang sesuai dengan konteks percakapan. Dengan adanya Writing Help, komunikasi melalui WhatsApp menjadi lebih personal, ekspresif, dan efektif.
Kehadiran fitur-fitur berbasis AI seperti Writing Help dan Message Summaries juga menunjukkan bahwa WhatsApp semakin serius dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk meningkatkan kualitas layanan dan memberikan nilai tambah bagi penggunanya. Di masa depan, kita dapat mengharapkan lebih banyak lagi inovasi dari WhatsApp yang akan semakin mempermudah dan memperkaya pengalaman berkomunikasi digital.
Selain manfaat praktis yang ditawarkan, Writing Help juga dapat membantu pengguna untuk meningkatkan kemampuan menulis mereka. Dengan melihat saran dan rekomendasi yang diberikan oleh AI, pengguna dapat belajar tentang berbagai gaya bahasa, struktur kalimat, dan pilihan kata yang efektif. Hal ini dapat membantu mereka untuk menjadi penulis yang lebih baik dan meningkatkan kemampuan komunikasi secara keseluruhan.
Namun, penting untuk diingat bahwa Writing Help hanyalah alat bantu. Pengguna tetap harus menggunakan akal sehat dan mempertimbangkan konteks percakapan sebelum mengirimkan pesan. Jangan terlalu bergantung pada AI dan selalu periksa kembali pesan yang disarankan sebelum dikirim untuk memastikan bahwa pesan tersebut sesuai dengan maksud dan tujuan Anda.
Secara keseluruhan, WhatsApp Writing Help adalah fitur yang menjanjikan dan berpotensi untuk mengubah cara kita berkomunikasi melalui aplikasi pesan instan. Dengan bantuan AI, pengguna dapat menyusun pesan dengan lebih mudah, efisien, dan ekspresif. Fitur ini juga dapat membantu pengguna untuk meningkatkan kemampuan menulis dan komunikasi mereka. Kita nantikan kehadirannya di Indonesia dan bahasa lainnya!